Rays Wheels

Bali – Von Dutch, merek pakaian legendaris dari Amerika Serikat yang kental dengan budaya budaya adat secara resmi membuka toko flagship pertamanya di Otokafe, Ubud, Gianyar, Bali (29/9/2019). Sebelumnya merek terkenal Von Dutch dengan logo & # 39; Flying Eye & # 39; mulai masuk ke Indonesia pada tahun 2017 melalui PT Macroy Clothing Sentosa (MBS).

"Kami memilih Bali sebagai lokasi toko utama kami karena Bali memiliki nilai budaya yang kuat dan merupakan salah satu tujuan wisata utama di Indonesia. Dengan hadir di Bali kami berharapVon Dutch akan lebih cepat dikenal oleh semua kalangan baik secara nasional maupun internasional." secara internasional ", kata Mac Clinton Tjahjadi, Manajer Kreatif PT MBS.

Nama "Von Dutch" sendiri adalah nama lain untuk Kenny Howard (1929-1992), seorang seniman dan juga penunjuk garis pada hari-hari awal gerakan budaya adat di AS pada 1950-an. Kenny Howard adalah sosok yang memiliki pengaruh besar pada pengembangan budaya adat di Amerika Serikat. Sampai hari ini karyanya seperti mobil dan motor kustom serta banyak karya lainnya yang terkait dengan dunia otomotif masih menjadi referensi bagi banyak seniman dunia yang berbudaya.

Nama Von Dutch akhirnya dibuat menjadi merek pakaian dengan target pasar bagi pecinta budaya adat. Setelah kematiannya pada tahun 1992, anak-anak dari Kenny Howard menjual merek Von Dutch kepada Michael Cassel dan Robert Vaughn. Merek Von Dutch saat ini memiliki lisensi di Amerika Serikat, Eropa, Thailand, Malaysia, Singapura, Cina, Filipina, dan Brasil.

Selain toko utama ini, untuk memudahkan pecinta budaya adat untuk mendapatkan produk Von Belanda, produk mereka sekarang dapat ditemukan di berbagai outlet di Indonesia, termasuk: Metro Department Store Jakarta, Sogo Department Store Jakarta, Surabaya, Solo, Bandung , Makassar dan Medan.

Gam, MBS, Youtube: Bang Koboi

Seperti ini:

Seperti Memuat …