Rays Wheels

KabarOto.com – Baru-baru ini, sebuah video dari sebuah insiden yang beredar yang melibatkan sebuah kendaraan diedarkan melalui aplikasi pengirim pesan, Whatsapp, dan beberapa media sosial dan menjadi viral. Di mana dalam video ada mobil yang memiliki satu kecelakaan di jalan raya.

Dalam video itu, sebuah mobil yang dikenal sebagai tipenya adalah Toyota Fortuner putih, yang melaju dengan kecepatan tinggi di jalur paling kanan. Padahal saat itu hujan turun dengan intensitas yang cukup deras.

Baca Juga: Waspadai Bahaya Taman Air di Musim Hujan, Jangan Berasal dari Terabas yang Terendam Air!

Nahas, tak lama setelah melewati tikungan dan jembatan, Fortuner tiba-tiba kehilangan kendali, dan langsung melaju ke sisi kiri jalan raya, sebelum akhirnya menabrak pembatas jalan dan berguling dengan posisi bagian bawah mobil di atas. Kondisi mobil berantakan.

Peristiwa itu sendiri direkam oleh dasbor camcorder dari mobil yang berjalan di jalur tengah (jalur 2) jalan tol bintaro ke arah BSD. Bisa ditebak, Toyota Fortuner kehilangan kendali ketika melewati genangan air, atau yang biasa disebut aquaplaning.

Karena ketika mengamati tayangan ulang video, pada awalnya ketika mengemudi cepat, terlihat posisi mobil tiba-tiba & # 39; dilempar & # 39; sesaat ke kanan, sebelum akhirnya pengemudi tampak memutar setir ke kiri, menyebabkan mobil tergelincir dan sulit dikendalikan.

Bahaya mengintai saat melewati genangan air

Aquaplaning dapat menyebabkan kecelakaan, jika tidak diperhatikan dan diantisipasi. Karena banyak kejadian, ketika ada aquaplaning mobil tidak bisa berhenti ketika di rem, bahkan bergeser keluar lintasan.

Jadi, apa yang harus dilakukan jika kita dihadapkan pada situasi jalan yang tertutup genangan air, sehingga kita bisa menghindari aquaplanning? "Yang paling penting adalah jangan panik," kata Adrianto Sugiarto Wiyono, Peneliti Senior Keselamatan Jalan di Instruktur Indonesia Defensive Driving Center.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Adri ini mengatakan bahwa aquaplaning dapat terjadi karena antara ban dan aspal tertutup oleh air. "Yang paling penting adalah mengurangi kecepatan jika melihat genangan air atau ketika pandangan tidak cukup baik untuk mengantisipasi bahaya," pungkas Adrianto.

Baca Juga: Ini adalah 5 Tips Dasar untuk Membuat Mobil Siap Menghadapi Musim Hujan

Selain itu, Adri juga mengingatkan agar pengendara motor tidak diizinkan membanting setir secara tiba-tiba, saat mengalami aquaplaning. Karena bisa menyebabkan ban mobil kehilangan traksi lebih banyak saat jalan.

Tidak kalah pentingnya, pengendara juga harus menjaga tekanan angin yang tepat dan kondisi tapak ban kendaraan. Karena kurangnya tekanan angin dan kondisi ban gundul, itu semakin memperbesar potensi aquaplaning. Selalu berhati-hati di jalan guys!