Rays Wheels

memuat …

PANGANDARAN – Acara satu tahun dari akhir pekan Honda Bikers 2018 di Pangandaran, Jawa Barat, pekan lalu masih menyisakan cerita. Waktu dari ribuan peserta yang hadir adalah seorang lelaki tua di acara tersebut.

Mas Bay, pria bei, 67 tahun dari Tangerang, mengatakan dia sangat senang bisa menghadiri acara akbar Honda.

Saya bangga hadir di HBD 2018, ini adalah acara besar yang sayang untuk dilewatkan, & # 39; kata Mas Bay di Pangendaran.

Kakek dua anak dan dua cucu yang sering dipanggil Mas Bay datang bersama teman-temannya sesama pecinta PCX 150.

Meskipun hanya melihat ponselnya, dia selalu mendekatkan matanya, tetapi di jalan raya tampaknya mencapai batas usia. Dia masih bersemangat untuk memutar gas untuk sampai ke Pananjung Earth.

"Jika Anda membaca, saya benar-benar harus memakai kacamata dan harus melihat lebih dekat. Tetapi jika Anda membawa sepeda motor itu tidak masalah, lalu lintas malam masih jelas terlihat," kata Mas Bay.

Sudah sebulan, ia dan komunitasnya bermitra dengan Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Tangerang Chapter, merencanakan perjalanan untuk menghadiri Dekade HBD 2018.

Meskipun Anda harus mengendarai sepeda motor selama berjam-jam, niat untuk mencari persaudaraan berhasil mematahkan kelelahan Anda. "Yang penting adalah tur bertujuan secara positif, mencari persaudaraan, saling mengenal satu sama lain."

"Saya masih memiliki motor tua yang kuat, tetapi kadang-kadang teman-teman saya ingin merasa ditoleransi dan meminta untuk berhenti untuk beristirahat. Meskipun, saya tidak bertanya," kata kakek itu, yang dijuluki si penatua.

Mas Bay mengklaim bahwa perjalanan ke luar kota bukan pertama kalinya baginya. Tindakannya di dunia otomotif dan tur telah lama dipraktikkan. Tur ke Bromo, Lampung, dan banyak kota lainnya sering dilakukan. "Baru sebulan lalu dari Wonosobo tur PCX," katanya.

Sejak kecil, Kakek sering melakukan kegiatan ini. Kecintaannya pada otomotif juga dimanifestasikan oleh motor-motor yang dimilikinya. Kakek Bay juga dikenal oleh banyak bikers, karena ia pernah menggunakan Honda Beat dengan pengendara rendah.

Panitia mencatat bahwa sebanyak 26.342 bikers meluber lebih dari satu dekade HBD 2018. Para pengendara motor yang datang tidak hanya dari sekitar Jawa, karena mereka juga melibatkan pengendara motor dari berbagai provinsi, hingga yang terjauh dari Papua dan Aceh.

(wbs)