Rays Wheels

KabarOto.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini sedang melakukan uji coba untuk membuka lalu lintas terbuka Brigjen Katamso, Medan, Sumatera Utara.

Persidangan dilakukan dengan membuka 2 jalur dalam satu arah, yaitu dari arah Asrama Haji ke SM Raja. Dari hasil uji coba, pembukaan underpass terbukti efektif terhadap kelancaran lalu lintas di persimpangan Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Brigjen Zein Hamid.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa konektivitas yang semakin lancar akan mengurangi biaya transportasi kendaraan logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Underpass Brigjen Katamso

"Kehadiran infrastruktur jembatan, jalan layang dan underpass, selain memperlancar arus lalu lintas juga perlu dibuat indah dengan memasukkan unsur budaya setempat, sehingga bisa menjadi kebanggaan masyarakat dan menambah estetika kota, "Basuki menambahkan.

Menurut Kepala Satuan Kerja PJN Metropolitan Zamzami Medan, di lokasi itu, kendaraan yang melintas semakin padat dan sering mengantri hingga 400-600 meter, terutama pada jam-jam sibuk.

Baca Juga: Jadi Saya Tidak Bingung, Itu Berbeda Tiket Elektronik Dengan ETLE

Untuk menempuh jarak 3 Km pada jam sibuk memakan waktu sekitar 40 menit, tetapi setelah uji coba hanya membutuhkan waktu 20 menit dan diperkirakan waktu tempuh akan lebih pendek, jika kedua jalur sudah berfungsi penuh.

"Uji coba underpass dua arah ditargetkan akan dilakukan pada minggu pertama Januari 2019 dan kemudian dapat sepenuhnya dioperasikan. Implementasinya hampir selesai, menyelesaikan jalur penutupan," kata Zamzami.

Baca Juga: Ketika Membeli Lebih Banyak BBM Pilih Yang, Gunakan Nilai Rupiah atau Liter?

Pembangunan underpass dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan melalui Pusat Implementasi Jalan Nasional Medan II (Sumatera Utara-Riau), Bina Marga sejak Oktober 2016 dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2018.

Underpass terdiri dari 4 lajur 2 arah dengan panjang 392 meter yang terdiri dari konstruksi terowongan 42 meter (slab panjang), jalan pendekatan timur dan barat masing-masing 216 meter dan 134 meter.