• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: £0.00

Latest News

UMKM Didorong Memasarkan Produk Halal Melalui Teknologi di Masa Depan …

Memuat …

BOGOR – Dibelakang masa-masa sulitseperti sekarang, adapeluang ekonomi yang juga bisa digunakan untuk meraup rupiah. Salah satu contohnya adalah pemasaran produk halal. (Baca juga: Wapres Minta Riset Halal Tak Hambat Jadwal Vaksinasi Nasional)

Sehubungan dengan kesempatan tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik baru-baru ini mengadakan Digitalk Forum "Peluang Besar UMKM di Pasar Digital. dengan Produk Halal di Era Pandemi ".

Kegiatan yang digelar Kamis kemarin itu digelar dengan dua metode sosialisasi. Yaitu, tatap muka (offline) di Universitas Pakuan Bogor dan live streaming (online) melalui platform Zoom dan YouTube Direktorat Jenderal IKP Kominfo. Tujuannya untuk mengedukasi dan mendorong masyarakat Indonesia, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk terus maju dengan berkreasi dan adaptif dalam memanfaatkan kemajuan teknologi (transformasi digital) di tengah pandemi.

Kegiatan ini sekaligus mendidik dan mendorong masyarakat untuk membeli produk dalam negeri sebagai langkah konkrit bela negara; mengedukasi dan mendorong masyarakat, khususnya UMKM agar menjadikan produknya sebagai produk berkualitas serta memiliki sertifikasi halal, sebagai jaminan keamanan dan kenyamanan konsumen; dan tentunya bertujuan untuk bisa menggerakkan dan meningkatkan perekonomian bangsa.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 56-59% dan penyerapan tenaga kerja 97%, dengan jumlah UMKM mencapai hampir 60 juta unit. Dari jumlah tersebut , sekitar 9,6 juta pelaku UMKM telah memanfaatkan platform online untuk memasarkan produknya, ”kata Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Komunikasi dan Informatika, Septriana Tangkary, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/11). / 2020). Tidak ada korban warga Indonesia dalam penembakan di Mayfair Mall, Wisconsin)

Terkait pasar digital dengan produk halal, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Prof Widodo Muktiyo mengatakan, pemerintah mendorong pelaku UMKM memperoleh sertifikasi halal untuk memperluas jangkauan penjualan sekaligus memberikan kepercayaan kepada pelanggan.

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal IKP dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama telah berkomitmen untuk bekerjasama dalam mengkomunikasikan dan mensosialisasikan informasi penyelenggaraan pelayanan sertifikasi halal pada 18 Agustus 2020. (Juga Baca:Lima ponsel akan datang dengan pengisian cepat 100W dan SD875)

Dalam kegiatan ini Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Prof Sukoso, Kepala Badan Penjaminan Produk Halal (BPJPH); Prof. Didik Notosoedjono, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi & Kemitraan, Universitas Pakuan; Nina Kurnia Hikmawati, Wakil Sekretaris Jenderal APTIKOM; dan Faisal Marwan, Senior SME Partner Specialist Blibli menyampaikan materi untuk meningkatkan kemampuan dan skill UMKM sebagai wujud nyata dukungan dari pemerintah.

(iqb)

Scroll to top