Rays Wheels

memuat …

JAKARTA – Para peneliti dari Duke University, Amerika Serikat telah mengembangkan pendekatan baru terhadap holografi beraneka warna.

Holografi ini digunakan untuk membuat tampilan warna 3D pada penambahan kacamata realitas, smartphone, atau layar tanpa komponen optik besar. Mereka menjelaskan bagaimana mereka menyandikan gambar beraneka warna dari 300 hingga 300 mikron holografi.

Struktur holografik dibentuk dalam pandu gelombang 2D yang sangat tipis dengan memadukan cahaya. Hologram yang dihasilkan dari komputer menghasilkan gambar holografik multi-warna yang sangat kompleks. Warna-warna muncul ketika diterangi dengan lampu merah, hijau, dan biru.

"Hologram bisa tanpa lensa, tanpa perlu lensa besar, pembagi file atau prisma," kata seorang peneliti, Daniel L Marks, yang dikutip dari Science Daily. Marks juga mengungkapkan bahwa hasil penelitian ini dapat digunakan untuk memproyeksikan gambar 3D dari smartphone ke dinding atau permukaan terdekat.

Dalam metode fabrikasi, kode hologram terintegrasi dalam bahan yang kompatibel dengan teknologi fotonik. Ini berarti bahwa perangkat holografik mudah digunakan dengan metode fabrikasi yang sama, yang digunakan untuk membuat chip komputer.

Kemudian, elemen penghasil hologram dapat dimasukkan ke dalam perangkat berbasis chip kecil. Chip ini membutuhkan sumber cahaya untuk membuat gambar 3D. Berdasarkan hologram yang dihasilkan komputer, para peneliti menggunakan teknik holografik beraneka warna.

Pembentukan teknik ini hanya mengandalkan cahaya tiga warna. Para peneliti tidak membuat teknik holografis tradisional karena mereka masih membutuhkan benda fisik dan sinar laser. Pola intervensi digital diperlukan untuk menghasilkan gambar holografik dari komputer.

Meski begitu, tim dari Duke University merasa kesulitan dengan resolusi gambar 3D yang tinggi. Hologram yang dihasilkan komputer terbukti sulit dibuat dalam satu warna. "Salah satu bagian tersulit dari membuat tampilan multi-warna adalah menggabungkan warna dan kemudian memisahkannya untuk menghasilkan gambar yang berwarna," kata peneliti, Zhiqin Huang.

Untuk terus menghasilkan resolusi tinggi, mereka mengatasi tantangan ini dengan membuat serangkaian hologram biner dalam sebuah pandu gelombang. Mereka membuatnya dari bahan sensitif cahaya, yang dikenal sebagai photoresist.

Metode ini adalah untuk mengintegrasikan pola merah, hijau dan biru ke dalam pola hologram biner tunggal. "Dengan pendekatan ini, kami membuatnya sangat mudah untuk diintegrasikan ke dalam perangkat portabel," tambah Huang.

Prestasi penting lainnya adalah menciptakan perangkat holografik dalam struktur pandu gelombang. Ini hampir tidak pernah dilakukan oleh peneliti lain. "Yang lain telah mencoba membuat hologram multikomputer yang dihasilkan komputer tanpa menggunakan pandu gelombang, yang membuatnya sulit untuk mengintegrasikan struktur ke dalam perangkat," kata David R Smith, pemimpin tim peneliti.

Smith menawarkan desain integrasi yang lebih mudah dan lebih fleksibel dalam penerapannya. Desainnya cukup kecil, ditambah dengan kenyataan dan penampilan lainnya. Para peneliti menggunakan metode holografik baru untuk pola interferensi, untuk hologram apel berwarna-warni, bunga, dan burung.

Gambar holografik menghasilkan semua prediksi teoritis yang cocok. Meskipun mereka membuat hologram yang sangat kecil untuk demonstrasi, para peneliti percaya bahwa teknik ini dapat dengan mudah ditingkatkan untuk membuatnya terlihat lebih besar.

Mereka juga percaya bahwa metode yang dibuat dapat dikombinasikan dengan teknologi yang ada, seperti yang digunakan untuk membuat tampilan kristal cair dan membuat gambar yang dinamis. Teknologi ini direduksi oleh struktur yang menyandikan hologram.

Mereka juga menunjukkan bahwa menggabungkan struktur ke dalam satu perangkat terintegrasi dengan laser akan diperlukan untuk membuat teknik ini lebih praktis. (Fandy)

(wbs)