Rays Wheels

KabarOto.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa Jalan Tol Trans Jawa dari Merak ke Surabaya (870 Km) ditargetkan untuk dihubungkan dan dapat digunakan untuk liburan Natal tahun 2018 dan Tahun Baru 2019.

Untuk memastikan kesiapannya, Menteri Basuki akan meninjau kesiapan jalan tol Trans Jawa, terutama empat 180 km jalan tol yang akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Desember 2018.

Keempat jalan tol tersebut adalah Jalan Tol Pemalang – Batang (33 Km), Batang – Semarang (75 Km), Salatiga – Solo (33 Km) dan Wilangan – Kertosono (39 Km).

Baca Juga: Ayo! Kenali Pengertian dan Oversteer, dan cara mengatasinya

"Kemajuan pembangunan jalan tol Pemalang – Batang, Batang – Semarang, Salatiga – Solo sudah mencapai 99 persen. Sementara itu, bagian Wilangan – Kertosono sudah mencapai 95 persen. Permukiman penyelesaian pekerjaan kecil, seperti penghalang beton median. "Minggu depan saya akan ke sana," kata Basuki, Rabu (12/7/2018).

Namun sebelum itu, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi dan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sugiyartanto, bersama dengan pemegang saham lainnya, Jumat (7) / 12) mengadakan Tes Pra-Fungsi dan Keselamatan Lalu Lintas.

Kegiatan Pre Test yang bermanfaat

Kegiatan ini dimulai dari Vasa Hotel di Surabaya. Kemudian, rombongan menuju ke Jalan Tol Surabaya-Mojokerto yang dilanjutkan ke Jalan Tol Mojokerto-Kertosono, 597 B Area Istirahat di Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri, Tol Solo-Ngawi, Jalan Tol Semarang-Solo, Tol Semarang Semarang Jalan, dan Jembatan Sungai Kuto yang merupakan bagian dari Jalan Tol Batang-Semarang.

Dalam sambutannya sebelum memulai perjalanan, Budi Setiyadi mengungkapkan, ada sejumlah hal yang ia tekankan terkait konektivitas Jalan Tol Trans Jawa.

Salah satunya adalah regulasi yang menyangkut aspek keamanan dan kenyamanan. "Nanti beberapa regulasi terkait dua hal itu akan diperbaiki dan ditambah. Tapi aspek keamanannya yang utama," kata Budi.

Baca Juga: Profil – Kompetisi BMW M2, Ini Dia Harga dan Spesifikasi Lengkapnya!

Lebih lanjut, Budi mengatakan bahwa pihaknya secara serius terkait dengan pentingnya keselamatan bagi pengguna jalan tol. "Kami tidak bermain game yang kami inginkan (trans Java) dapat diteruskan saat Natal," katanya.

Sejalan dengan Budi Setiyadi, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Desi Arryani menyampaikan bahwa kegiatan di sepanjang Jalan Tol Trans Jawa bersama dengan Kementerian Perhubungan tidak hanya untuk memastikan operasi yang tepat dan uji kesiapan fisik, tetapi juga keselamatan.

"Kami sangat prihatin tentang masalah keamanan. Kami akan memastikan bahwa pengguna jalan akan aman dan nyaman. Jadi, masalahnya adalah keamanan. Menjelang kepulangan Natal ini, masih ada waktu bagi kami untuk menyelesaikan semuanya dari menambahkan tanda-tanda dan lainnya. perangkat keamanan., "kata Desi.