Rays Wheels

memuat …

JAKARTA – Akhir tahun adalah waktu yang tepat untuk membeli mobil, karena pada saat itu biasanya Brand Holder Agent (APM) menawarkan paket menarik bagi konsumen, baik untuk mobil baru maupun bekas. Ini juga digunakan oleh Suzuki Auto Value, layanan penjualan mobil bekas resmi dari Suzuki Indonesia. Suzuki Auto Value memegang Program Tahun Akhir Penjualan Program (YES) yang berlangsung dari 26 November hingga 31 Desember 2018.

Hendro Kaligis, Manajer Pengembangan Bisnis Nilai Auto PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan, "Program Kampanye YES adalah kelanjutan dari showroom acara Pulogadung Auto Value yang berlangsung pada 24-25 November. Karena respon positif dan sejumlah besar permintaan dari konsumen, program ini diperpanjang hingga akhir tahun dan kami memperluas cakupannya. Konsumen dapat memperoleh penawaran menarik di Pulogadung Suzuki Auto Value, Nilai Otomatis Gading Serpong Suzuki, dan Kenjeran Suzuki Auto Value – Surabaya. "

Selain memberikan penawaran menarik, konsumen juga berkesempatan memenangkan berbagai hadiah langsung, misalnya layanan gratis hingga 1 juta rupiah atau e-toll senilai dua juta rupiah. Khusus untuk pembelian Ertiga di Suzuki Auto Value Pulogadung dan Gading Serpong Suzuki Auto Value, konsumen akan bebas biaya untuk mengembalikan layanan nama ke A, B, atau F. Plate. Sedangkan untuk konsumen yang membeli Ertiga di Kenjeran Suzuki Auto – Surabaya, biaya layanan akan gratis. nama ke plat L atau W. Sehingga melalui program ini, konsumen akan langsung menerima mobil atas namanya sendiri.

"Bagi konsumen yang ingin mencari mobil bekas berkualitas untuk liburan akhir tahun, mereka dapat langsung mengunjungi dealer kami untuk mendapatkan penawaran terbaik. Tidak perlu khawatir, karena mobil kami memiliki Mobil Bekas Bersertifikat yang dikeluarkan oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sehingga memiliki jaminan mesin dan transmisi nasional. "Sertifikat ini adalah bukti komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik yang aman dan nyaman dalam membeli dan menjual mobil bekas," tutup Hendro.

(wbs)