Rays Wheels

KabarOto.com – Kendaraan off-road identik dengan tantangan, di mana kekasih didominasi oleh pria. Pada bulan Juli, Suzuki meluncurkan mobil off-road 4×4 ikonik, Suzuki Jimny. Dari perspektif visual, itu tidak banyak berubah dari generasi sebelumnya, tetapi salah satu varian dilengkapi dengan transmisi otomatis.

Suzuki Jimny dengan transmisi otomatis tentu saja merupakan hal yang menarik untuk dicoba, terutama bagi wanita yang tertarik dengan mobil off-road tetapi sederhana.

Berkendara di medan off-road tidak dapat dibandingkan dengan jalan aspal, keterampilan khusus diperlukan agar kendaraan dapat melewati lintasan. Transmisi otomatis pada Jimny Suzuki tentu sangat membantu, ditambah fitur tambahan lainnya membuatnya lebih aman untuk pemula, terutama wanita.

Baca Juga: Berbagai Lagu di Sirkuit Pagan dengan Uji Sulit Suzuki Jimny

Saat berada di belakang kemudi, pengemudi dapat mengatur posisi setir karena memiliki tilt steering. Sayangnya, mobil ini tidak memiliki sandaran kursi untuk menyesuaikan ketinggian kursi. Jadi, untuk pengemudi dengan ketinggian di bawah 160 cm akan merasakan visibilitas yang agak berkurang.

Sebelum memasuki lintasan, transmisi 4×4 harus dipindahkan ke 4L, sedangkan transmisi normal diteruskan ke D saja. Ada beberapa bidang yang harus dilalui untuk menguji ketahanan Suzuki Jimny.

Track pertama adalah jalan curam berbatu untuk menguji suspensi poros kaku 3-link yang dilengkapi dengan pegas koil dan didukung oleh struktur rangka pemimpin.

Ketika Suzuki Jimny melintasi jalan terjal berbatu, suspensi tidak terasa keras, sehingga penumpang di depan dan belakang dapat menikmati guncangan tanpa merasa tidak nyaman.

Baca Juga: All New Suzuki Jimny 2019 – Pertama yang Menggunakan Audio Jelas

Trek selanjutnya adalah trek bergelombang dengan lubang yang cukup dalam. Track ini menguji suspensi perjalanan, di mana Suzuki Jimny mampu melewati trek ini dengan lancar tanpa terhenti dengan ground clearance 210 mm.

Lanjutkan ke trek berikutnya yang merupakan kemiringan 45 derajat yang bagi pemula trek ini cukup membuat cemas, artikel cara menyediakan dan menambah daya pada kendaraan berbeda dari aspal.

Pengemudi harus memberikan tenaga yang cukup sebelum mendaki, tidak sedikit kendaraan berhenti di tengah tanjakan karena cara yang salah. Suzuki Jimny juga dilengkapi dengan Hill Hold Control (HHC) yang mampu menahan kendaraan saat berada di atas bukit tanpa pengereman.

Menuju tantangan berikutnya, Suzuki Jimny mampu melewati jalan patahan dipersenjatai dengan radius belokan 4,9 m. Track berikutnya adalah turunan curam, mobil off-road ini dilengkapi dengan fitur Hill Descent Control (HDC) yang mampu mengerem ketika jatuh tanpa menginjak pedal rem.

Baca Juga: Sangar! Suzuki Jimny Wide JB33 Ini Mewakili Indonesia di Balapan AXCR 2019

Fitur ini tidak otomatis sehingga perlu diaktifkan terlebih dahulu, posisi tombol berada di bawah head unit. Setelah aktif, indikator hijau akan muncul di tachometer. Perlu diingat, ketika dalam turunan HDC yang terlalu curam tidak terlalu membuat mobil berhenti.

Hanya saja ada getaran dan membuat mobil berhenti selama sepersekian detik sebagai tanda berfungsinya fitur ini. Jika Anda tidak mengaktifkan HDC di trek, mobil akan meluncur dan bahkan melompat. Jadi, fitur ini dapat dipertimbangkan untuk memberikan keamanan lebih bagi penggunanya.

Baca Juga: Demam Suzuki Jimny, Ini Dapat Menjadi Referensi untuk Modifikasi Elo, Teman!

Lintasan terakhir yang harus dilalui adalah tanjakan tajam, bahkan saat pendakian visibilitasnya pengemudi hanya bisa melihat langit. Tidak perlu tergesa-gesa ke tenaga seperti tanjakan sebelumnya, transmisi yang dipindahkan ke L mampu membuat pendakian lancar, mudah, dan tanpa hambatan.

Setelah menjajal Suzuki Jimny di trek yang cukup menantang, dipersenjatai dengan transmisi otomatis dan fitur mobil off-road yang mumpuni yang cukup ramah untuk digunakan oleh wanita. Apalagi ukurannya juga tidak terlalu besar dengan panjang 3.625 mm, lebar 1.645 mm, dan tinggi 1.720 mm.