Rays Wheels

KabarOto.com – Mungkin banyak orang asing dengan Subaru BRZ, karena populasinya sangat terbatas, dan mengingat bahwa Subaru belum lama berjualan di Indonesia. Tetapi jika Anda melihatnya secara fisik orang akan segera mengingat Toyota 86.

Itu tidak salah, teman, karena memang kedua mobil berbagi platform. Seperti Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, BMW Z4 dan Toyota Supra, dan sebagainya. Bahkan jika Anda melihat ke balik kap 86, mesin dibuat oleh Subaru yang terkenal dengan mesin boxernya.

Karena bentuknya yang hampir sama, tentu banyak modifikator yang mengincar mobil ini sebagai koleksi di garasi, plus BRZ yang terbilang langka. Berbeda dengan 86, yang memiliki populasi cukup besar. Salah satu Subaru BRZ di Indonesia cukup beruntung, karena dimiliki oleh modifikator berselera bernama Alex. Memang, rasanya aneh melihat 86 atau BRZ dalam keadaan standar, well, oleh karena itu, agar terlihat berbeda kali ini dipilih bodykit yang cukup ekstrem yaitu Rocket Bunny V3.

Baca Juga: Sosok Kei Miura sang Pencipta Kelinci Roket

Ini juga menjadikannya Subaru BRZ pertama di Indonesia yang menerapkan bodykit. Jadi apa perbedaan antara versi V3 dan V1 dan V2? Pertama dari gayanya, V3 memiliki kurva yang lebih agresif di setiap sisi, baik depan, samping, hingga belakang.

Lihat saja bempernya, memiliki sudut yang lebih tajam dan tidak memiliki LED DRL seperti V2, karena V3 ditujukan untuk aerodinamika yang lebih maksimal, karena itu banyak lubang udara dan canard sehingga hambatan angin jadi lebih kecil.

Melanjutkan ke samping, ada canard lain di fender depan untuk membantu mempercepat aliran udara dari ban dan samping. Jangan lupakan ciri khas Rocket Bunny dengan overfender yang masih diterapkan, bedanya di sisi belakang ditambahkan fender lubang udara, cukup dipikirkan semua demi aerodinamika.

Soal kaki, pemiliknya memilih pelek yang tidak terlalu besar, yaitu 18 inci, lebar bergaris depan 9,5, dan belakang 11,5. Menggunakan model perak X logam Work XSA 04C, lengkap dengan kacang lug hijau Rocket Bunny. Sementara untuk kaki memiliki sistem suspensi udara K-Sport, mudah untuk dinaikkan sesuai keinginan.

Baca Juga: Artisan Spirit For Toyota 86 Mirip dengan Supra

Bagian paling menarik dari Rocket Bunny V3 adalah sisi belakang, tampilannya jadi mengintimidasi dari penggunaan sayap super besar besar, jika digunakan spoiler racing berguna untuk menambah downforce mobil ke jalan. Kemudian dipermanis lagi dengan ducktail, diffuser, dan 3 canard blades.

Asyiknya lagi, ternyata bukan hanya tablet bodykit. Namun BRZ ini telah didukung oleh dukungan Supercharger dari Kraftwerks USA, sehingga kekuatannya sekarang mencapai 200 hp. Sangat memadai untuk digunakan di kota, atau diajak ngebut.

Bagaimana menurut Anda, KabarOto, lebih suka Rocket Bunny V1, V2 atau V3?