Rays Wheels

KabarOto.com – Setelah Jakarta, sistem tiket elektronik berbasis televisi sirkuit tertutup (CCTV) atau dikenal sebagai penegakan hukum lalu lintas elektronik (E-TLE) akhirnya diterapkan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Pada tanggal 26 Desember, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan meluncurkan E-TLE di Markas Besar Kepolisian Kota Makassar bersama dengan Pemerintah Kota Makassar, yang ditandai dengan tombol tekan sirene.

Baca Juga: Jadi Saya Tidak Bingung, Itu Berbeda Tiket Elektronik Dengan ETLE

"Kami merespons perkembangan zaman, kemudian di era teknologi, orang-orang patuh sekarang, berharap petugas atau polisi ada di jalan, tentu saja jika tidak ada mereka tidak patuh. Kemudian dengan sistem, CCTV elektronik ini bisa lebih efisien, "kata Inspektur Jenderal Umar Septono Sulawesi Selatan.

Tanda tiket E-TLE

Kepala Kepolisian Daerah menjelaskan bahwa penerapan tiket elektronik ini membawa perubahan besar di jalan, terutama pengendara nakal. "Terbukti dari evaluasi untuk mensosialisasikan beberapa hari pemasangan CCTV untuk e-ticketing, pelanggarannya menurun," jelasnya.

Danny Pomanto sangat menghargai tiket ETLE dan mengklaim siap memberikan dukungan maksimal. "Kami mulai dulu. Meski sekarang hanya ada 15 kamera. Saya akan fokus pada anggaran kamera," jelasnya.

15 titik dipantau oleh kamera CCTV, saat ini, yaitu persimpangan lima bandara, menyimpan empat Daya, Telkomas, di bawah Fly Over, di Fly Over, Jalan Lanto Dg Pasewang-Ratulangi, Gubernur Rujab Jalan Sudirman. Kemudian, Jalan Sudirman – Jalan Kartini, Jalan Haji Bau-Ratulangi, Abd Dg Sirua – SMA 5, dan Jalan Kerung Kerung – Jalan Veteran.

Baca Juga: Hyundai Merilis Fastback N I30 dengan Kekuatan Besar

Berikutnya, Jalan Raya-Jalan Bandang, Jalan Andalas-Jalan Tentara Pelajar, Jalan Haji Bau-Jalan Penghibur dan Jalan Bawakaraeng-Jalan Latimojong.

Juga termasuk Jalan Bawakaraeng-Jalan Veteran, Jalan Latimojong-Sungai Saddang, Jalan Tentara Mahasiswa Wahidin, Jalan Toddopuli-Anggrek, di depan Makassar Polrestabes, Teras Balai Kota, Hotel Atap Sahid Jalan Ratulangi, Jalan Adyaksa-Pengayoman dan Monumen Mandala .

Danny berkata, itu semua untuk membantu polisi. Karena tiket kamera ini punya banyak dampak. Bukan hanya pelanggaran lalu lintas, tetapi kriminalitas juga merupakan bagian yang sangat penting, karena orang akan takut (melakukan kejahatan) jika di setiap persimpangan wajah mereka akan dicatat.

Dia juga mengaku, akan terus memberikan dukungan maksimal. Bahkan tahun depan akan menambah 100 unit kamera untuk 100 poin. Uji coba tiket elektronik di Makassar sendiri telah berlaku sejak 18 Desember.