Rays Wheels

KabarOto.com – Menjelang akhir September, tepatnya pada (9/22), Korps Lalu Lintas Kepolisian Nasional (Korlantas) secara resmi meluncurkan SIM Cerdas. Tidak hanya di Ibu Kota, warga di beberapa daerah di Jawa Tengah juga mengapresiasi positif keberadaan konsep terbaru ini.

Salah satunya adalah di Grobogan, ketika konsep itu secara resmi diluncurkan, para pelamar yang sudah dirawat dan diberi SIM sambil segera menyerbu SIM Satpas di daerah mereka. Bahkan pada hari kedua setelah pelantikan (23/09), pelamar yang memperbarui dan memiliki SIM baru sudah mengantri untuk mendapatkan SIM Smart.

Baca Juga: Polisi Nasional Akan Meluncurkan SIM Cerdas, Dapat Menggunakan Belanja dan Membayar Pulsa

"Pencetakan SIM pintar telah dilakukan dan hari ini pelamar yang telah melakukan pengaturan pada Juni dan Juli 2019 telah dapat menerimanya," jelas Iptu Afandi selaku Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Daerah Polsek Grobogan.

Pelamar dapat mengambil SIM Cerdas menggunakan SIM sementara yang telah diberikan sebelumnya. Perbedaan konsep baru ini juga dilihat dari tampilannya.

Misalnya, untuk data identitas pemohon langsung diisi dengan poin seperti nama, alamat, dan sebagainya. Sementara sidik jari diganti dengan foto yang lebih kecil dari foto utama. Sementara posisi tanda tangan masih sama di bawah foto utama.

Juga Baca: Korlantas Polri: Smart SIM Sudah Diterbitkan di Ibukota Provinsi

"Ini SIM yang lebih simpel saja. Keberadaan Smart SIM juga merupakan bagian dari inovasi layanan publik di bidang traffic berbasis IT," tambahnya.

Sementara di lokasi lain, yaitu di Satlantas Rembang setempat, kantor polisi setempat telah menyiapkan 4.000 kartu SIM kosong sejak hari pertama peresmian.

Baca Juga: Ratusan SIM Cerdas telah dikeluarkan oleh Satpas SIM Daan Mogot

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Rembang, AKP Roy Irawan memberi izin kepada warga yang dalam dua bulan terakhir (re: Agustus-September) sudah mengurus dan menerima pernyataan sementara untuk mengambilnya.

Ada sebanyak 3.000 warga yang mendapatkan sertifikat sementara, sehingga diperkirakan masih banyak yang kosong. Namun, jika kebutuhan melebihi kuota, ia akan meminta tambahan kosong dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

"Ya, nanti, jika masih kurang, kami akan meminta sumber daya tambahan dari Kepolisian Daerah, pemohon baru akan segera dilayani dengan Smart SIM," jelas Roy.

Smart SIM memiliki fungsi yang kurang lebih sama dengan SIM sebelumnya. Namun, Smart SIM dapat berfungsi untuk pembayaran seperti pembayaran tol, dan dapat diisi ulang dengan saldo maksimum Rp. 2 juta.

Terkait dengan tidak melakukan perubahan biaya, kondisi yang digunakan masih sama. Pembuatan SIM C baru bernilai Rp 100.000 dan memperpanjang Rp 80 ribu. Sementara SIM A baru bernilai Rp 120 ribu.