Rays Wheels

KabarOto.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), kabarnya telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Holtekamp yang berada di atas Teluk Youtefa, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Dengan peresmian jembatan, waktu tempuh dari Kota Jayapura ke Pos Lintas Batas Skouw (PLBN) akan lebih cepat. Awalnya, jarak antara keduanya bisa ditempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam, tetapi sekarang sekitar 30-45 menit.

Juga Baca: Ganti Satu Arah, Sistem Track 2-1 Mulai Diimplementasikan di Wilayah Puncak

"Selain meningkatkan konektivitas, Jembatan Holtekamp juga akan mendorong pengembangan Kota Jayapura ke arah Timur menuju daerah Skouw," kata Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo saat upacara pelantikan, Senin (28/10).

Berhasil mendapatkan 2 catatan MURI

Menariknya, jembatan ini juga memenangkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), di mana lekukannya dibuat utuh di tempat lain kemudian dibawa ke lokasi.

Perakitan bentang utama jembatan, jenis Steel Curved Box tidak dilakukan di lokasi, tetapi di PT PAL Indonesia Surabaya, Jawa Timur. Dari Surabaya, jembatan 2.000 ton dan panjang 112,5 m dikirim dengan kapal untuk menempuh 3.200 kilometer dalam 19 hari.

Rentang pertama dipasang pada 21 Februari 2018, sementara rentang kedua dipasang pada 15 Maret 2018 dengan waktu pemasangan sekitar 6 jam.

MURI juga menyediakan dua catatan sekaligus, yaitu catatan untuk pengiriman jembatan rangka baja penuh dengan jarak terjauh dan catatan pemasangan jembatan rangka baja terpanjang.

Memperpendek jarak dan waktu tempuh

Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan, Osman H. Marbun menambahkan, pengembangan selanjutnya dari daerah sekitar Jembatan Holtekamp adalah untuk wisata air karena didukung oleh pemandangan teluk dan bukit.

Baca Juga: Inilah Roda Panas Paling Mahal di Dunia

Selain itu, Osman mengungkapkan bahwa Jembatan Holtekamp juga akan memperpendek jarak dan waktu perjalanan ke daerah Koya, yang telah ditetapkan sebagai tempat untuk beberapa olahraga di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.

"Direncanakan juga bahwa Teluk Youtefa akan menjadi tempat untuk pertandingan dayung PON 2020 di Papua. Mari kita belajar dan mengundang diri kita sendiri agar kita dapat membangun Papua lebih baik, termasuk di Jembatan Holtekamp, ​​dengan tidak merusak, mencoret-coret dan membuang sampah sembarangan ., "pungkasnya.