Rays Wheels

KabarOto.com – Selama minggu operasi Operasi Zebra Jaya, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) dari Polda Metro Jaya telah berhasil menangkap 52.366 pengemudi yang tidak tertib lalu lintas di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum di Polda Metro Jaya (PMJ) AKBP Budiyanto menjelaskan, jumlah pelaku pelanggaran tahun ini mengalami penurunan sebesar 21 persen, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 66.207 pelanggar.

Baca juga: 11 Fakta Penting Tentang FreeGo Yamaha yang Harus Anda Ketahui

"Jumlah tiket pada 2018 sebanyak 52.366 pengendara, pada 2017 berjumlah 66.207 pengemudi," kata Budiyanto dalam keterangannya, Selasa (11/11/2018).

Socilaisation of Zebra Operations

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pelanggaran masih didominasi oleh pengendara roda dua yang mencapai 33.911, kemudian diikuti oleh roda empat atau mobil dengan 14.647 pengendara, bus 651 pengemudi dan truk dengan 3.157 pengemudi.

"Itu hasil penuntutan Operasi Zebra Jaya 2018 selama 7 hari dari Selasa 30 Oktober hingga 5 November 2018," kata Budiyanto.

Jenis pelanggaran rata-rata tidak sesuai dengan rambu lalu lintas seperti melawan arus dan juga tidak melengkapi surat kendaraan. Barang-barang yang ditilang adalah STNK, SIM dan kendaraan untuk mereka yang tidak lengkap dengan surat-suratnya.

Baca Juga: BMW Resmi Meluncurkan X2, Ini Harga!

Sekadar informasi, Operasi Zebra Jaya 2018 akan berakhir pada 12 November. Dalam penggerebekan itu, polisi juga bekerja sama dengan TNI dan Dinas Perhubungan untuk dapat menindak semua jenis kendaraan yang melanggar rambu lalu lintas, terutama di Jakarta.

"Sasarannya adalah pelanggaran lalu lintas yang berpotensi terhadap laka (kecelakaan) kematian (traffic)," pungkas Budiyanto.