Rays Wheels

loading…

CALIFORNIA – Akun Twitter CEO Twitter, Jack Dorsey, diretas kemarin. Hal ini memungkinkan para pelaku mem-posting total 17 tweet ofensif. Kicauannya aktif tidak lebih dari 10 menit dan lebih dari satu jam setelah masalah diketahui, akun berhasil diamankan.

Dalam sebuah pernyataan, Twitter mengarahkan tudingan ke operator seluler. Tudingan dimaksudkan guna memastikan bahwa sejatinya sistem Twitter tak bisa dikompromikan.

We’re aware that @jack was compromised and investigating what happened.

— Twitter Comms (@TwitterComms) August 30, 2019

Teknik yang digunakan pelaku adalah SIM swapping. Yakni, nomor telepon yang dapat dimigrasikan oleh operator ke chip fisik baru guna mempertahankan nomor ponsel pengguna jika hilang.

Di sisi lain, pergantian fisik SIM card bisa dilakukan bila Anda berhasil menipu layanan pelanggan dengan memberikan data cukup untuk meyakinkan kita adalah pemilik nomor sah. Atau bisa juga pelaku memiliki orang dalam yang mau bekerja sama.

.@Jack’s account has been hacked.

The Tweets are coming from a source called Cloudhopper. Cloudhopper was the name of the company Twitter acquired a long time ago to help bolster their SMS service.

Looks like the hackers are Tweeting via the old SMS service… pic.twitter.com/YcU3DTn9wS

— Sam (@Hooray) August 30, 2019

Tweet dikirim menggunakan Cloudhopper, perusahaan milik Twitter di masa lalu yang menawarkan layanan SMS dengan nama sama. Ini memberi petunjuk para peretas kemungkinan memiliki sedikit akses ke akun selain dapat memposting tweet melalui pesan teks dari nomor telepon yang tertaut dalam akun.

(mim)