Rays Wheels

memuat …

SALZUFLEN BURUK – Memasuki hari kedua Custombike Show di Bad Salzuflen, tim Surlandation Motorland memiliki kesempatan untuk mengunjungi salah satu pembangun Jerman, Fred Kodlin Motorcycles, yang berbasis di wilayah Hessen, sekitar 2 jam perjalanan dari kota Bad Salzuflen. Fred Kodlin Motorcycles telah didirikan sejak awal 1980-an sehingga dapat dikatakan sebagai salah satu pembangun senior di Jerman.

"Perjalanan di sini memberikan pengalaman dan kesempatan yang berharga bagi para peserta karena mereka dapat langsung berdiskusi dengan salah satu pembangun senior di Eropa. Sambutan yang diberikan pada saat kunjungan kami luar biasa dan mereka tampak antusias berbagi pengalaman dan berdiskusi tentang dunia adat istiadat, "kata Rizky Dwianto, Suryanation Motorland Committee.

Dia menambahkan bahwa itu menarik untuk melihat perjalanan Fred Kodlin yang membangun bisnis dari awal hingga sekarang menjadi perusahaan besar dan bisa menjadi pendorong bagi pembangun Indonesia untuk mulai mengembangkan bisnis mereka ke luar negeri.

Sementara itu, Rizaldi Parani, salah satu peserta perjalanan, mengatakan bahwa dia sangat beruntung bisa datang ke sini, sepeda motor yang dibuat di sini, hampir semua bagian dibuat sendiri berdasarkan mesin CNC.

"Dari segi finishing motor sepeda motor Fred Kodlin sangat keren dan akhirnya banyak desain yang menjadi trendsetter di dunia motor custom," kata Rizaldi.

Fred Kohlin Motorcycles awalnya didirikan dengan nama Chopperschmiede, pendiri, Fred Kodlin, menceritakan asal mula pembentukan mereknya dan akhirnya menjadi sebuah perusahaan. Awalnya ia melakukan magang sebagai tukang ledeng pemanas dan pada tahun 1985 ia memperoleh sertifikat master craftsman sebagai pandai besi dan mekanik dua roda.

Pada awal 1990-an, ia mulai kekayaannya dengan memperluas ruang lingkup bisnisnya ke Amerika Serikat. Perjuangannya untuk mengembangkan bisnisnya mulai berbuah antara 1986 dan 1994, di mana ia berhasil mengimpor sekitar 300 sepeda motor Harley-Davidson untuk mulai menjadi distributor di Jerman. Melihat peluang yang semakin besar ia mulai membuat kerangka sepeda motor di rumah pada tahun 1998. Pada tahun 1999 mereka membuat pesanan untuk disertifikasi oleh Asosiasi Inspeksi Teknis setempat dan ini membuat perusahaannya terus berkembang.

Bimo Hendrawan, salah satu hakim sepeda motor yang sudah lama dikenal dunia kebiasaan Eropa, mengatakan, "Setiap pembangun dunia yang saya tahu pada saat mereka membuat sepeda motor paling ekstrim mereka tetap memperhatikan keamanan, harus jalan raya dan juga taat yang ada. peraturan. Ini bisa menjadi salah satu referensi untuk pembangun Indonesia ketika mereka membuat karya. "

Fred, yang sekarang telah mengesahkan mereknya untuk menjadi Kodlin Motorcycles, telah membuat beberapa custom-made setelah bagian pasar, termasuk: Roda tanpa poros hub, rem terlihat, sistem transmisi, roller, bagian lain seperti kabel dan pulley, dan proses optik Airbrush desain adalah fitur desain khas sepeda motor Kodlin. Saat ini ia juga sudah mulai membuat pakaian Sepeda Motor Kodlin, meski hanya sebatas membuat produk fashion seperti T Shirts, Hoodie Shirt, dan Jaket.

Di area workshop, tim Surlandation Motorland tidak hanya diajak untuk mengamati tampilan motor kustom yang telah dibuat tetapi juga diundang untuk melihat bagian dalam bengkel secara langsung yang dilengkapi dengan beberapa perangkat canggih untuk membuat motor khusus mulai dari mesin CNC hingga mesin khusus untuk melakukan tes dyno.

Setelah mengunjungi bengkel Fred Kodlin, tim Motorland Suryanation kembali ke kota Bad Salzuflen untuk hari kedua Pertunjukan Custombike. Saat ini tim Suryanation Motorland sedang membuat proyek video Virtual Reality tentang 2018 Custombike Show.

"Salah satu kebocoran untuk pelaksanaan Suryanation Motorland 2019 adalah pelaksanaan proyek Realitas Maya ini. Direncanakan video ini akan diputar selama ajang 2019 Suryanation Motorland di setiap kota dan akan membuat pengunjung merasa seperti mereka akan merasakan sensasi kompetisi di Custombike Show. "Rangkum Rizky.

(wbs)