Rays Wheels

KabarOto.com – Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini mengeluarkan kebijakan uang muka (uang muka (dp) nol persen untuk pinjaman kendaraan bermotor. Namun berita ini menuai pro dan kontra, salah satunya adalah kontra mainkan dealer motor di Honda Jakarta dan Tangerang, PT Wanaha Makmur Sejati (WMS).

Baca Juga: Wahh … Harga Sepeda Motor Honda di Jakarta dan Tangerang Naik!

Chief Marketing Officer PT Wanaha Makmur Sejati (WMS), Edi Setiawan mengatakan, secara rasio, semakin kecil DP, semakin besar risikonya. Karena risiko dengan total pinjaman menurut Edi harus seimbang. "Kami tidak yakin program itu bisa berjalan dengan baik," jelasnya di Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Kebijakan DP Nol Persen untuk kendaraan bermotor Menuai Pro dan Kontra

Edi sangat pesimis bahwa ada perusahaan pembiayaan yang dapat memenuhi persyaratan DP nol persen. "Tidak mungkin untuk DP nol persen, hampir tidak mungkin, karena tidak ada keuangan yang memiliki risiko di bawah satu persen," jelasnya.

Kebijakan itu, menurut Edi, memudahkan orang untuk mendapatkan kendaraan seperti sepeda motor dan mobil, lalu lintas semakin padat dan penggunaan bahan bakar akan meningkat. "Masyarakat yang menggunakan angkutan umum akan berkurang, kredit macet juga akan bertambah buruk," tambahnya.

Baca Juga: Wahana Menjual 401.500 Unit Motor Honda di Jakarta dan Tangerang

Seperti yang sudah diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan peraturan baru tentang pinjaman kendaraan bermotor. Peraturan OJK Nomor 35 / POJK.05 / 2018 tanggal 27 Desember 2018 menyatakan, konsumen dapat mengambil pinjaman untuk kendaraan roda dua dan roda empat tanpa harus membayar uang muka.