Rays Wheels

Memuat …

SURABAYA – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) sekali lagi mengadakan Kompetisi Mengemudi Keselamatan Hino di Surabaya, Jawa Timur. Tahun ini adalah yang ketiga kalinya acara yang diperuntukkan bagi pembalap diadakan di Kota Pahlawan.

Kompetisi ke-27 dengan tema "Membawa Pengemudi yang Lebih Andal, Lebih Aman, dan Maksimal" bertujuan untuk memberikan pelatihan, sambil bersaing dalam hal keselamatan, keamanan, dan ketertiban mengemudi untuk pengemudi truk.

Presiden Direktur HMSI, Hiroo Kayanoki, mengatakan, Kompetisi Mengemudi Keselamatan Hino bertujuan untuk mengkampanyekan keselamatan lalu lintas melalui pendidikan pengemudi truk dan bus, khususnya Hino.

"Kami sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Hino tidak hanya menjual produk, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk bagaimana menciptakan sumber daya manusia. Terutama para pengemudi yang mengoperasikan truk dan bus merek Hino dengan baik dan aman," katanya setelah pembukaan kompetisi, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/10/2019).

Dalam kompetisi ini, lanjut Hiroo, partainya juga mendapat dukungan dari Kepolisian dan Kementerian Perhubungan. Mereka menyediakan materi, memberikan pengarahan tentang cara mengemudi dengan aman dan aman. Setelah itu dilakukan tes tertulis tentang materi yang telah diberikan. Seperti cara mengemudi secara efisien, berkendara dengan benar dan benar, peraturan lalu lintas apa, serta rambu apa.

Hiroo menjelaskan, Kompetisi Mengemudi Keselamatan Hino dibagi menjadi tiga bagian uji. Pada hari pertama, pengemudi melakukan tes tertulis tentang keselamatan berkendara seperti inspeksi harian, mengemudi yang tepat, mengemudi ekonomis, mengemudi aman, dan rambu-rambu lalu lintas.

Bahan ini dianggap sangat penting karena mengecek kondisi kendaraan secara rutin meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas. Karena beberapa kasus kecelakaan lalu lintas pada umumnya disebabkan oleh kegagalan rem, tekanan ban yang tidak tepat, dan kerusakan kendaraan yang tidak disadari oleh pengemudi.

"Dengan pemeriksaan rutin, pengemudi dapat menyadari dan mendeteksi kerusakan pada kendaraan, sehingga upaya dilakukan untuk memperbaikinya sebelum kerusakan semakin parah dan menyebabkan korban," harapnya.

Setelah tes hari pertama, 10 perwakilan terbaik dari kategori truk kecil atau Dutro dipilih dan 10 perwakilan terbaik dari kategori truk menengah yang memiliki skor tertinggi untuk mengikuti tes berikutnya. Tes tindak lanjut melibatkan tes inspeksi dan tes keterampilan dalam bentuk zig – zag maju, dan parkir mundur dan mundur.

"Selain itu, khusus untuk kategori truk menengah atau Ranger, akan ada tes ecodriving atau penghematan bahan bakar tambahan. Dengan tes ini, diharapkan pengemudi dapat menerapkannya saat bertugas dan membantu perusahaan mencapai bisnis yang efisien," dia menjelaskan.

Hino Safety Driving Competition Surabaya diikuti oleh 168 pengemudi dari 129 perusahaan dari berbagai bisnis di Jawa Timur. Hino sendiri adalah pemimpin pasar truk tugas menengah di Jawa Timur dengan pangsa pasar 55,4% selama 2019.

Mengacu pada data Indonesia Defensive Driving Center (IDDC), sebanyak 85% kecelakaan di seluruh dunia disebabkan oleh kesalahan manusia. Sedangkan di Indonesia sendiri tercatat 97%. Fakta kecelakaan terjadi karena faktor manusia dan faktor pertahanan.

"Jadi penting bagi pengemudi untuk memahami apa yang dimaksud dengan keselamatan dan mengemudi defensif," pungkasnya.

(meme)