Rays Wheels

KabarOto.com – Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) mengadakan uji jalan 50% Biodiesel sawit (B50) di Toyota Kijang Innova. Tes jalan dimulai dari kota Medan ke kota Jakarta dan kembali ke kota Medan.

Tes Jalan Biodiesel B50 ini didukung oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian, dan Holding PT. Perkebunan Nusantara, yang saat ini berusaha meningkatkan nilai tambah dan penggunaan CPO untuk pasar domestik dan asing.

Baca Juga: Kilang RU III Pertamina Sudah Dipastikan Siap untuk Produksi Biodiesel B20

Salah satu produk hilir dari minyak sawit yang dapat dikembangkan di Indonesia adalah biodiesel yang dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif terutama untuk mesin diesel.

Biodiesel adalah bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan, tidak beracun dan terbuat dari minyak nabati. Biodiesel secara kimia termasuk dalam kelompok ester mono alkil atau metil ester dengan panjang rantai karbon antara 12 hingga 20. Inilah yang membedakannya dari minyak diesel (diesel), yang komponen utamanya adalah hidrokarbon.

Baca Juga: Dukung Biodiesel 20, Kurangnya Pasokan Biofuel dari Pertamina

Dengan meningkatnya harga minyak akhir-akhir ini, sudah saatnya bagi Indonesia untuk lebih meningkatkan penggunaan biodiesel yang berasal dari kelapa sawit, baik untuk konsumsi domestik maupun untuk ekspor.

Penggunaan biodiesel untuk kendaraan bermotor dalam negeri memiliki fungsi ganda, yaitu diversifikasi produk hilir kelapa sawit dan penyediaan energi ramah lingkungan.