Rays Wheels

KabarOto.com – Pengemudi yang sering melintasi jalur protokol Jakarta, sepertinya mereka harus mematuhi aturan. Alasannya adalah bahwa Polda Metro Jaya dan PT Transportasi Jakarta menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait penegakan hukum lalu lintas elektronik (E-TLE) di busway.

Rencananya, tiket elektronik di busway ditargetkan mulai diterapkan pada Oktober 2019. "Yang terbaru tahun ini. Tapi paling lambat kami minta Oktober ini," kata Direktur PT Transportasi Jakarta, Agung Wicaksono, dalam keterangannya. .

Baca Juga: Ingin Punya Kendaraan Listrik? Ini Adalah Jumlah Daya Yang Dibutuhkan Di Rumah

Agung menargetkan tiket elektronik untuk diterapkan di semua koridor busway, terutama koridor yang bersinggungan dengan kendaraan lain. "Yang jelas dalam hal cakupan, kami menargetkan seluruh koridor," jelas Agung.

Kamera CCTV ETLE (Antara)

Saat ini terdapat 13 koridor bus Transjakarta, "Tapi yang utama memang 12 karena rute belum melewati di atas. Jika yang lain sudah lewat di atas," jelas Agung.

Dia menekankan, tiket elektronik di busway nantinya akan berlaku untuk semua jenis kendaraan, termasuk sepeda motor. Agung berharap tiket elektronik di busway dapat meningkatkan headway bus Transjakarta.

Sehingga jalur Busway menjadi steril

"Dengan busway yang steril, ia dapat kembali ke mandat aslinya, jalur khusus yang 100% steril untuk keselamatan dan kenyamanan penduduk DKI Jakarta menggunakan transportasi umum," kata Agung.

Baca Juga: Fitur Baru Gobis, Pemindaian Langsung terhadap Barcode Suroboyo yang Siap Mengambil

Ketika steril, diharapkan masyarakat akan beralih ke transportasi umum. Karena dengan kepastian headway, masyarakat tidak perlu lagi khawatir dengan kedatangan bus Transjakarta.

"Kunci bagi orang untuk naik angkutan umum adalah rute yang mulus dan steril sehingga kecepatan kendaraan dapat diprediksi dan pada jam berapa bus akan tiba ke tujuannya," pungkasnya.