Rays Wheels

memuat …

JAKARTA – Blockchain sekarang adalah salah satu cara orang menginvestasikan uang mereka untuk tumbuh. Namun, hambatan teknis menjadi kendala bagi mereka yang tertarik dengan pertambangan crypto.

Menjawab tantangan ini, platform Pertambangan Jujur sekarang hadir. Platform ini akan membantu siapa pun untuk memahami dan bertransaksi di dunia penambangan kripto. "Kami adalah platform yang memudahkan orang untuk melakukan penambangan crypto," kata Lawrence Samantha, CEO / Pendiri Jujur Mining kepada wartawan setelah berbicara di Pertemuan Pioner Blokchain Indonesia di Indocomtech, JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (11) / 11/2018).

Dia mengatakan, saat ini teknologi blockchain untuk penambangan crypto identik dengan modal besar, memiliki kemampuan khusus, dan hanya untuk elit. "Modalnya harus puluhan juta rupiah, bisa menjalankan mesin rumit, dan untuk elit. Tapi dengan platform ini, siapa pun bisa bermain dan bergabung dengan kami," kata Lawrence.

Lebih lanjut dikatakan, platform Mining yang jujur ​​membuat semua orang bisa melakukan penambangan bersama. Bahkan mereka yang sudah memiliki koin juga bisa bergabung. "Di masa lalu bukan untuk semua orang karena biaya besar. Misalnya, jika Anda ingin menambang dengan masternode untuk koin dasbor itu akan mengambil 1.000 dasbor. Meskipun harga satu dasbor adalah Rp 2 juta, itu berarti investor memiliki untuk berinvestasi Rp2 miliar. Sekarang dengan platform ini, mereka baru bahkan dapat memiliki sedikit untuk bergabung, "jelasnya.

Bahkan melalui platform ini, investor tidak perlu repot dengan pemeliharaan, jalankan mesin terus menerus untuk mendapatkan koin atau hadiah. "Dalam platform Pertambangan Jujur, kita semua berjalan. Anda tidak perlu repot," kata Lawrence ketika dia mengatakan perusahaan itu bermarkas di Singapura dengan pendiri dan pengembangnya yang adalah warga negara Indonesia.

Ditanya kunci sukses dalam bermain pertambangan crypto, jelasnya, investor harus pintar dalam memilih koin. Karena jika itu salah, itu dapat berdampak negatif pada investasi. "Dalam penambangan crypto ada lebih dari 1.000 koin. Untuk memilih Anda harus melihat rekam jejak, tidak ada penambang, diperdagangkan atau tidak, harganya tidak ada, tim yang benar atau hanya layar. Karena ini akan mempengaruhi & # 39; panen & # 39 ;, hasilnya tidak banyak tetapi tidak ada nilainya, "dia memperingatkan.

Dia sendiri menyarankan tiga jenis koin, yaitu dasbor, situs, dan smartcash. Dua koin pertama yang disebutkan familiar bagi pemain di Indonesia. "Untuk yang ketiga, ada komunitas besar di Afrika," katanya.

Lawrence mengatakan, penambangan crypto berbeda dengan perdagangan. Karena penambangan crypto lebih merupakan investasi jangka panjang, perdagangan biasanya diwarnai dengan membeli dan menjual dalam waktu singkat.

Yang jelas adalah bahwa investasi penambangan kripto juga memiliki risiko. "Koin dijamin tidak berkurang, tetapi nilai mata uangnya berfluktuasi. Misalnya, dasbor, yang dulu bernilai Rp10 juta, kini hanya Rp2 juta," pungkasnya.

Sementara itu, Hana Ziang, Co-Founder of Daex mengatakan, teknologi blockchain dapat diterapkan ke berbagai bidang. Mulai dari kesehatan hingga data keuangan. "Hanya perusahaan atau sektor lain, teknologinya juga berbeda," tambahnya.

(mim)