Rays Wheels

KabarOto.com – Setelah sukses diadakan pada 2014 dan 2016, Custom War akan diadakan lagi pada 11-12 Januari 2019 di Taman Festival Bali, Padang Galak, Denpasar. Acara ini ditargetkan untuk mendatangkan 30.000 pengunjung.

Kontes sepeda motor kustom ini diselenggarakan oleh komunitas yang disebut NK13 (Naskleeng 13) dari Bali, akan mengundang beberapa pembangun luar negeri dan 20 pembangun lokal dari Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya.

Juga Baca: Kontes Modifikasi Suryanation Motorland Siap Goyang Bali

Custom War akan berlangsung di Taman Festival Bali, Padang Galak, Denpasar.

Dari semua kegiatan di acara ini, konten utama dari Custom War 2019 adalah Bike Show, di mana ratusan sepeda motor khusus dan mobil klasik akan ditampilkan di acara ini. Pembangun lokal yang diundang memiliki hak untuk memajang sepeda motor khusus atau mobil klasik mereka, selain itu masyarakat umum juga dapat berpartisipasi melalui seleksi yang diadakan oleh panitia pada akhir 2018.

Yang membedakan acara Perang Kustom ini adalah pembangun yang diundang baik secara lokal maupun internasional memiliki hak untuk memilih dan memberikan piala untuk sepeda motor kustom favorit mereka di acara Perang Kustom. Ini adalah salah satu bentuk apresiasi antara sesama pembangun yang telah mempersembahkan sepeda motor terbaik mereka.

Acara ini ditargetkan untuk mendatangkan 30.000 pengunjung.

Rai Biomantara, salah satu penyelenggara acara Perang Adat, mengatakan bahwa Taman Festival Bali adalah area rekreasi di Denpasar yang telah mati sejak tahun 2000. Luas 8,9 hektar ini akhirnya lebih dikenal oleh masyarakat umum sebagai a & # 39 ; mistis & # 39; lokasi. Panitia telah melakukan pembersihan fisik dan bangunan fisik sejak November 2018.

Baca Juga: Kota Para Pahlawan Akan Menjadi Saksi Pilihan di Sekolah Menengah Atas Sepeda Terbaik 2018

"Secara arsitektur tempat ini memiliki keunikan tersendiri, dengan kondisi yang ditinggalkan tempat ini sebenarnya memberikan nilai lebih, yang akan membuat perbedaan mendasar dalam acara Perang Custom 2019 dengan tahun sebelumnya," katanya.