Rays Wheels

KabarOto.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung 39,9 Km.

Pembangunan jalan tol ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN) yang bertujuan untuk mempromosikan hasil pembangunan yang adil dan mengurangi biaya logistik produk ekspor dari Kota Manado ke Pelabuhan Internasional Bitung sebagai pelabuhan ekspor utama di Provinsi Sulawesi Utara ( Sulawesi Utara).

Pekerjaan terus berlanjut

Keberadaan Jalan Tol juga akan mendukung pengembangan Bitung sebagai Zona Ekonomi Khusus (KEK). "Jalan tol Manado – Bitung akan menjadi jalan alternatif sehingga akan mengurangi beban pada jalan arteri nasional, yang semakin padat karena meningkatnya jumlah kendaraan dan kegiatan ekonomi," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam bukunya. pernyataan resmi.

Baca Juga: Wacana Motor Bodoh Masuk Tol, Amankah?

Kehadiran Tol pertama di Sulawesi Utara akan memotong waktu tempuh Manado ke Bitung dan sebaliknya dari sekarang sekitar 90-120 menit, menjadi sekitar 30 menit. Selain itu, jalan tol yang dibangun dengan total investasi Rp 5,12 Triliun diprediksi akan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Manado-Bitung tol di malam hari

Jalan Tol Manado-Bitung sendiri memiliki dua ruas. Bagian 1 dari Jalan Lingkar Madidi Manado-Sukur-Air 14 Km, yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. Dari 14 Km, Bagian 1B sepanjang 7 Km ditargetkan selesai pertama pada April 2019. Sementara Bagian 1A ditargetkan selesai pada Juli 2019.

Dioperasikan secara fungsional pada liburan Natal tahun lalu

Sedangkan untuk Bagian 2 Air Madidi-Bitung, bentangan 25 km dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT. Jasa Marga Manado Bitung dengan kemajuan pada Januari 2019 sebesar 32%. Jalan tol ini memiliki lima Interchange (SS), yaitu, SS Sukur, SS Air Madidi, SS Kauditan, SS Danowudu dan SS Bitung.

Baca Juga: Sepeda Motor yang Diusulkan Memasuki Jalan Tol, Ini Kakorlantas & # 39; Tanggapan

Pada liburan Natal tahun 2018 dan Tahun Baru 2019, Jalan Tol Manado-Bitung secara fungsional dibuka hanya untuk kendaraan kecil di Seksi IB (Sukur-Air Madidi) dan Seksi IIA (Air Madidi-Danowudu) untuk membantu memperlancar arus mudik. Selain itu, sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat tentang keberadaan jalan tol.