Rays Wheels

KabarOto.com – Wacana implementasi kelas F1 pada Rapat Umum Nasional Republik Indonesia tahun 2019 hanya menghitung hari. Mobil yang dapat mengambil bagian di kelas F1 sendiri, dibagi antara mobil produksi 1997 dan turun mobil 1997 ke atas.

"Tujuannya adalah karena kita dalam reli komunitas dan sprint ingin merangkul sebanyak mungkin peserta. Mereka yang memiliki mobil tua dapat ikut serta, mereka yang memiliki mobil saat ini juga dapat melompat dan merasakan sensasi kompetisi reli," tambah Rifat.

"Di bawah 1997 modifikasi mobil diberi lebih banyak kebebasan mesin, tetapi mereka memiliki kekurangan dalam penanganan dan sasis mobil. Sementara mobil baru kami membatasi modifikasi, mereka mendapat manfaat dari teknologi penanganan yang lebih canggih dan sasis mobil," jelas saudara kandung Rizal Sungkar.

Baca Juga: Kelas F1 Menjadi Mendukung Kejuaraan Nasional Balap Rally, Ini Dikatakan oleh Pembalap Senior

Mobil-mobil yang termasuk dalam kategori kelas F1, yaitu: Hyundai i20, Honda Jazz, Suzuki Swift, Daihatsu Sirion, Mazda 2, VW Polo, Kia Rio, Chevrolet Spark, Toyota Yaris, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Honda Brio, Nissan March, dan Mitsubishi Mirage.

Sementara itu, di luar Kantor Kejaksaan Nasional, Rifat juga akan memberikan trofi khusus untuk peserta kelas F1 yang tidak diunggulkan, yaitu Trofi Helmy Sungkar yang merupakan persembahan prestisius bagi peserta berprestasi. Rifat juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang memiliki visi dan misi yang sama, yaitu untuk membangkitkan arena reli negara.

"Ayah saya memiliki dedikasi tinggi kepada dunia reliing Indonesia dan dia sangat peduli dengan perkembangan komunitas anak muda di ajang reli." Semoga Piala Helmy Sungkar ini dapat menjadi motivasi utama bagi mereka yang akan berlaga di dunia non Kategori yang diunggulkan di kelas F1, "pungkas Rifat.