Rays Wheels

KabarOto.com – 12 anggota Komisi VI DPR RI melakukan reses kunjungan kerja ke Jalan Tol Solo-Ngawi, Kamis (14/2/2019), untuk memantau perkembangan dan dinamika salah satu jalan tol di koridor Trans Jawa Tol .

Delegasi Komisi VI DPR dipimpin oleh Martri Agoeng, diikuti oleh Adisatrya Suryo, Darmadi Durianto, Wasista Bambang, Nurzaedi, Melani Leimena, Nashir Bahar, Muhammad Hatta, Daeng Mohammad, Mukhlisin, Zulfan Lindan dan Nyat Kadir.

Dalam kunjungannya, Anggota Komisi VI DPR RI didampingi oleh Direktur Operasi PT Jasa Marga Tbk, Subakti Syukur, Direktur Bisnis Jasa Marga Mohammad Sofyan, dan Presiden Direktur PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) David Wijayatno. PT JSN adalah grup bisnis Jasa Marga yang mengelola Jalan Tol Solo-Ngawi.

Baca juga: Mulai Besok, Tarif Tol Bandara Akan Naik

Delegasi Anggota Komisi VI DPR RI diterima Jasa Marga di Rest Area 591A yang berlokasi di Jalan Tol Solo-Ngawi. Rest Area 591A sendiri dikelola oleh kelompok bisnis Jasa Marga lain, yaitu PT Jasamarga Properti (JMP). Selain Rest Area 591A, di Jalan Tol Solo-Ngawi, PT JMP juga mengelola Rest Rest 538A, Rest Rest 538B, Rest Rest 519A, Rest Rest 575A, dan Rest Rest 575B.

Salah satu aspek yang dipantau oleh anggota kelompok Komisi VI DPR selama kunjungan ini adalah terkait dengan pendidikan publik tentang manfaat Jalan Tol Trans Jawa di tengah meningkatnya opini bahwa tarif Trans Jawa Tol tinggi.

"Sebenarnya kalau kita hitung dengan baik, tarif tol Trans Jawa masih realistis, baru sekarang ada banyak yang membandingkannya dengan jalan tol yang sudah lama beroperasi. Tentu harganya berbeda. Trans Jawa adalah investasi baru . memberikan sosialisasi, "kata Muhammad Martri Agoeng, Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sementara itu, Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur menjelaskan bahwa pengguna jalan tol Trans Jawa sudah bisa merasakan tiga manfaat terkait harga.

"Yang pertama adalah rasionalisasi harga dari Pemerintah yang menetapkan tarif tertinggi Rp. 1.000 per kilometer. Yang kedua adalah penyederhanaan kelompok di mana tarif sekarang hanya tiga kelompok, dan diskon 15% untuk kendaraan yang melewati kluster di sepanjang Trans Jawa ," dia berkata.

Dalam kunjungan ini, anggota Komisi VI DPR RI juga menyempatkan diri mencicipi produk-produk UMKM yang disajikan di Rest Area 591 Sragen. Kemudian, rombongan melanjutkan perjalanan ke Pabrik Gula Mojo di Sragen.

Baca juga: Paspro Tol Siap Dioperasikan, Potong Waktu Perjalanan dari 2,5 Jam hingga 30 Menit

Bagian terakhir dari Jalan Tol Solo-Ngawi, yaitu Seksi Sragen-Ngawi, diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada akhir November lalu. Dengan total panjang 90,43 km, Jalan Tol Solo-Ngawi beroperasi penuh.

Jalan Tol Solo-Ngawi menghubungkan Kabupaten Boyolali, Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, dan Kabupaten Sragen di Jawa Tengah dan Kabupaten Ngawi di Jawa Timur.