Rays Wheels

KabarOto.com – Pertamina siap menghadapi gangguan bisnis kendaraan berbahan bakar minyak konvensional menuju kendaraan listrik. Pertamina menghadirkan fasilitas pengisian baterai untuk kendaraan listrik untuk mengembangkan Ekosistem Bisnis Kendaraan Listrik di masa depan.

Salah satunya adalah Green Energy Station (GES) yang baru saja diresmikan di SPBU COCO Pertamina, Kuningan, Jakarta Selatan. GES memiliki 3 konsep utama, yang pertama adalah konsep GES memiliki pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di area SPBU.

Baca Juga: Pengisian Daya Baterai untuk Kendaraan Listrik Di Stasiun Pengisian BPPT Hanya 30 menit

Kedua, Konsep Masa Depan yang memiliki EV Charging Station. Dan yang ketiga menurut Nicke adalah Konsep Digital, yaitu MyPertamina, yang melakukan pembayaran di pompa bensin tanpa uang tunai dan swalayan.

"Di masa depan, GES diproyeksikan menjadi tempat untuk pengisian baterai EV dan tempat untuk mengganti baterai yang didedikasikan untuk sepeda motor listrik kecil," kata Nicke.

Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Managing Director Pertamina Nicke Widyawati Resmikan GES

Proyek percontohan GES di pom bensin memiliki 4 unit stasiun pengisian dimana 2 unit merupakan tipe pengisian cepat yang dapat mengisi penuh baterai kendaraan listrik dalam waktu kurang dari 15 menit dan 2 unit adalah jenis pengisian normal.

Baca Juga: Stasiun Pengisian BPPT Hasil Kolaborasi PLN dan Tenaga Surya

Dalam mengembangkan konsep menurut Nicke, Pertamina mendapat dukungan penuh dari berbagai sektor mulai dari Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, dan sinergi BUMN dengan Telkom dan PLN, Lembaga Pendidikan melalui UI.

Selain itu, dukungan juga diberikan oleh BMW, Toyota, Mitsubishi dan Gesits orang bisnis kendaraan listrik serta orang-orang bisnis stasiun pengisian Bosch. "Semua pihak memiliki visi yang sama untuk menghadirkan ekosistem energi masa depan terbaik bagi Indonesia," Nicke menambahkan.