Rays Wheels

KabarOto.com – Beberapa waktu yang lalu, di Jalan Tol Cipularang, serangkaian tabrakan terjadi, karena disebabkan oleh truk yang keluar dari kendali dan menabrak beberapa kendaraan di depannya. Tidak hanya karam, kendaraan yang tertabrak dan bahkan terbakar, korban yang ditimbulkan pun tidak sedikit.

Menurut Kepolisian, faktor penyebab kecelakaan yang terjadi di Jalan Tol Cipularang adalah kendaraan yang tidak layak dioperasikan, salah satunya adalah kendaraan berat yang kelebihan muatan.

Agar tidak berulang, dan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, PT Jasa Marga Purbaleunyi Cabang mengadakan operasi kontrol kendaraan Over Dimension dan Over Load (ODOL) di KM 120 dari Jalan Tol Cipularang.

Baca Juga: Dari Mercedes-Benz 600 Pullman ke Range Rover, Here Is BJ Habibie Collection Mobil Langka

Rencananya, operasi ini akan dilakukan selama satu bulan pada hari kerja, yang dimulai pada hari Senin 9 September 2019, mulai pukul 09.00 s.d. 3:00 PM WIB. Dari hasil kegiatan selama tiga hari pertama operasi kontrol ODOL (dari Senin hingga Rabu), 130 kendaraan ditangkap dengan pelanggaran.

Pemeriksaan kelebihan kendaraan

Jumlah ini mencapai 40% dari total kendaraan yang diperiksa selama tiga hari. Jenis pelanggaran termasuk 36 kendaraan kelebihan beban, 39 kendaraan kelebihan dimensi, 6 (enam) kendaraan kelebihan muatan & kelebihan dimensi, 31 pelanggaran dokumen kendaraan dan 18 pelanggaran Prosedur Penarikan (TCP).

Dalam operasi ini juga ditemukan kendaraan yang sangat berbahaya dengan kelebihan muatan hampir 300%, yaitu 35 ton dari batas maksimum 12 ton dan pelanggaran over-dimensi setinggi 1,6 m dari batas maksimum 1 m.

"Sanksi dikenakan pada pengemudi yang overload dan over dimensional, kami melakukan aksi ticketing," kata Kepala Kepolisian Daerah PJR I Otong Rustandi.

Lebih lanjut dia mengatakan, di masa mendatang tanah akan diberikan tindakan untuk mengurangi kelebihan beban atau dikeluarkan di gerbang tol terdekat.

"Saat ini untuk pengemudi yang ditilang karena ODOL, kami diarahkan untuk keluar di Gerbang Tol Cikamuning (GT) dan tidak dapat melanjutkan perjalanan," kata Rustandi.

Baca Juga: Ingin Punya Kendaraan Listrik? Ini Adalah Jumlah Daya Yang Dibutuhkan Di Rumah