Rays Wheels

KabarOto.com – Pada tahun 2018, Toyota Indonesia secara resmi memperkenalkan program sosial (CSR) berjudul "Start Your Impossible", yang merupakan aktivitas global Toyota.

Untuk mensosialisasikan secara luas semangat "Start Your Impossible", tahun lalu Toyota Indonesia juga memperkenalkan kampanye berjudul "Hero Project", bersama dengan pemain bulutangkis Marcus Fernaldi Gideon dan atlet angkat besi Ni Nengah Widiasih.

Baca juga: Toyota Crown 2.5 HV G-Executive, Mobil Servis Baru untuk Menteri Kabinet Jokowi-Ma & ruf

Keduanya mewakili nilai-nilai dari Mulai Anda yang Tidak Mungkin dan telah menginspirasi banyak orang dengan pengalaman dan prestasi hidup, serta komitmen yang teguh dalam menghadapi tantangan.

Pencarian atlet muda berbakat

Wakil Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Henry Tanoto mengatakan bahwa Toyota Indonesia memiliki komitmen tinggi untuk berkontribusi kepada bangsa dan masyarakat Indonesia. Kali ini, hal itu dilakukan oleh Toyota melalui program pencarian atlet muda berbakat di Indonesia, berjudul Satukan Talent Our Country (Satria).

"Berbeda dari mensponsori secara umum, Toyota tidak hanya mendukung atlet pro yang sukses seperti Marcus dan Widiasih, tetapi juga memberikan dukungan kepada atlet muda potensial yang memiliki semangat" Start Your Impossible "di dalamnya," kata Henry, Rabu (28/8/2019) ).

Aduk semangat Start Your Impossible

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Indonesia memiliki banyak atlet muda yang potensial, terutama mereka yang berusia di bawah 20 tahun. Namun, beberapa dari mereka masih kekurangan dukungan dalam hal pelatihan / pembinaan atau finansial.

"Karena alasan itu, dukungan yang diberikan oleh Toyota kepada para atlet ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, baik secara finansial, pelatihan, pendampingan, dan pembinaan, untuk membantu mewujudkan impian mereka menjadi juara," jelas Henry.

Baca Juga: Mengintip Penjaga Mercedes-Benz S600 yang Canggih, Calon Mobil Resmi Baru Jokowi

Kemudian, selama kurang lebih 6 bulan, 20 atlet muda potensial akan dipilih dan diberikan dukungan pengembangan / keuangan sesuai dengan kebutuhan masing-masing, untuk berpartisipasi dalam berbagai turnamen. Kemudian, akan ada 6 orang terpilih yang akan diberikan kesempatan untuk mengunjungi Olimpiade & Olimpiade Paralimpiade Tokyo 2020.

"Kami berharap bahwa program-program seperti Satria dapat dilakukan secara berkelanjutan, untuk membantu para atlet muda yang potensial dalam mewujudkan impian mereka menjadi juara dalam olahraga masing-masing," kata Henry.