Rays Wheels

KabarOto.com – Untuk dapat bersaing di ranah otomotif negara ini, PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) sebagai pemegang merek Renault (APM) baru di Indonesia menyiapkan serangkaian strategi tepat untuk memperkuat lini bisnis mereka.

Sebagai langkah pertama, adalah melakukan ekspansi secara agresif dengan memperluas jaringan dealer mereka, untuk mengedukasi pola pikir tentang produk-produk Eropa, khususnya merek Renault.

"Kunci kesuksesan Renault untuk dapat berhasil di Indonesia adalah dengan secara agresif mengubah pola pikir masyarakat. Kami telah menyiapkan tiga langkah yang akan menjadi strategi Renault Indonesia Maxindo untuk menjadi lebih agresif di pasar otomotif Indonesia," kata Davy J Tuilan, COO PT Maxindo Renault Indonesia. di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Baca juga: Buka Lembar Baru, Maxindo Akan Mendistribusikan Renault di Indonesia

Pertama, Davy menambahkan melalui produk, ia berencana untuk menyiapkan berbagai produk baru untuk pasar Indonesia. "Saat ini, Renault hanya bermain di tiga segmen, dan itu baru 20 persen dari total industri otomotif di Indonesia. Untuk itu kami akan menambah portofolio produk Renault," katanya.

Davy mengakui bahwa MRI akan bermain di tujuh segmen, salah satunya adalah segmen yang memiliki pasar yang sangat luar biasa, MPV. Sehingga Renault dapat bermain di setengah dari total industri otomotif di Indonesia.

Kedua, Davy juga menjelaskan, ekspansi Renault sendiri melalui ekspansi jaringan di Indonesia. "Kami melihat bahwa pada tahun 2009 hanya ada 1.800 outlet di Indonesia. Pesatnya perkembangan di Indonesia juga mendorong produsen untuk memperluas jaringan outlet, dan saat ini tumbuh pesat hingga 30 persen menjadi 2.350 outlet.

Renault Twizy (Deni / KO)

Dia juga mengatakan, "Sepuluh tahun yang lalu pasar otomotif di Indonesia hanya memiliki 20 model, dan sekarang telah mencapai 40 model. Dari situ kita melihat bahwa pasar otomotif di Indonesia sangat dinamis, dan memiliki peluang yang baik, dan kami yakin kami dapat memiliki peluang besar. Kami akan mencakup 90 persen dari seluruh pasar Indonesia, "yakin Davy.

Baca juga: Renault Membangun Kemitraan Dengan Tim Prancis Raksasa

Selain itu, sebagai momentum awal sebagai pemegang merek Renault di Indonesia per 24 Februari 2019. MRI akan merilis tiga outlet baru di Indonesia.

Langkah ketiga yang akan dilakukan MRI di Indonesia adalah melalui layanan Consumer Journey. Dimana melalui layanan tersebut, konsumen dapat melakukan layanan penjualan mobil Renault melalui aplikasi tersebut. Dengan begitu, konsumen dapat melakukan pembelian atau penjualan mobil Renault melalui aplikasi.

Nantinya konsumen yang ingin membeli mobil Renault dapat memeriksa melalui aplikasi dan pembayaran produk dapat dilihat diperbarui melalui aplikasi. Dengan begitu konsumen dianggap mampu bertransaksi dengan aman.

"Beberapa strategi kami disiapkan untuk perjalanan konsumen, dan itu hanya 9 persen. Saat ini kami tidak dapat menjelaskannya secara penuh. Jadi di masa depan untuk penjualan dan setelah penjualan dapat melalui aplikasi," kata Davy.