Rays Wheels

memuat …

SEOUL – LG mengkonfirmasi membawa generasi terbaru seri G ke Mobile World Congress (MWC) 2018. Selain itu, pabrikan elektronik Korea Selatan juga menghadirkan V50 ThinQ yang memiliki kemampuan 5G.

Apa yang LG lakukan berbeda dari perusahaan ponsel lain. Khusus untuk varian perangkat berkemampuan 5G, banyak perusahaan membangun lini produk baru. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, LG akan merilis handset sendiri di bawah seri "V".

Dilansir dari halaman GSM Arena, Rabu (30/1/2019), publikasi Korea, ETNews berbagi beberapa informasi di belakang layar tentang strategi LG untuk tahun ini. Dari informasi yang mereka peroleh informasi bahwa LG V50 ThinQ dan G8 ThinQ akan diluncurkan di MWC pada bulan Februari besok. Model V50 dikatakan memiliki konektivitas 5G dan hanya tersedia pada bulan Maret untuk melawan Galaxy S10 X yang juga ditetapkan untuk peluncuran Maret.
LG V50 dilaporkan memiliki layar 6 inci dan antarmuka handsfree baru yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol aplikasi dan multimedia hanya dengan melambaikan tangan ke atas / bawah dan ke kiri / kanan layar.

Smartphone canggih ini sendiri akan ditenagai oleh chipset Snapdragon 855. Diperkaya dengan ruang uap untuk menjaga handset tetap dingin, LG V50 menggunakan layanan baterai 4.000 mAh.

Rencana LG untuk memenangkan pertarungan 5G dengan Samsung, Huawei dan Xiaomi adalah fokus pada perangkat keras daripada perangkat lunak. Supremasi spesifikasi biasanya merupakan permainan Samsung, jadi kami akan melihat bagaimana ini akan berlanjut dengan pertempuran ponsel cerdas berkemampuan 5G dalam waktu dekat.

Kabarnya, LG V50 juga menuju ke daratan Eropa dan Korea. Melalui operator lokal, ponsel akan dijual di kisaran Rp16,4 juta – 19 juta.

Acara LG akan menjadi pertama kalinya ponsel seri G dan V diumumkan secara bersamaan. Mereka harus diluncurkan pada paruh pertama dan kedua tahun ini.

Berbicara tentang G-series, laporan tersebut mengklaim bahwa G8 akan menjadi yang terakhir dari jenisnya. Kemudian LG akan memperkenalkan lini flagship baru untuk menggantikannya di paruh kedua 2019.

(mim)