Rays Wheels

KabarOto.com – Pelatihan otomotif untuk 28 guru dari 14 sekolah kejuruan di Indonesia diberikan oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sebagai distributor resmi dari Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC).

Pelatihan akan berlangsung dari 30 September hingga 11 Oktober 2019 di Pusat Pelatihan Regional Krama Yudha Tiga Berlian (KRTC).

Kegiatan itu dilakukan serentak di KRTC Bandung, Jawa Barat dan KRTC Mojokerto, Jawa Timur. Melalui Program Pendidikan Kejuruan Fuso (FVEP), pendidikan diberikan sebagai dukungan untuk sekolah kejuruan secara berkelanjutan.

"Melalui pelatihan ini, keahlian dan keterampilan guru diharapkan lebih berkualitas dan sesuai dengan perkembangan industri, sehingga guru diharapkan dapat membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih memadai," kata Dony Hermawan, Kepala Bagian Public Relations & Corporate Social Responsibility Department KTB, Senin (14/10/2019).

Baca Juga: Gokil! KTB Catat Peningkatan di Mitsubishi Fuso SPK 162% Selama GIIAS 2019

Beberapa kegiatan dilakukan seperti sumbangan dari Mitsubishi Colt Diesel untuk masing-masing sekolah mitra, memberikan pelatihan otomotif untuk guru dan siswa, siswa yang bersaing & # 39; keahlian otomotif, dan berbagi pengalaman, serta pengetahuan kepada siswa kejuruan, sebagai persiapan untuk memasuki dunia kerja.

Pelatihan otomotif kali ini, para guru akan menerima pelatihan Program Pendidikan Teknisi Layanan Fuso (F-STEP) 1 Plus yang merupakan pelatihan wajib bagi mekanik Mitsubishi di Indonesia.

Materi yang diberikan adalah, dasar-dasar mesin, sasis, listrik, penyetelan engine, PDI, layanan gratis, dan perawatan berkala serta materi tambahan dalam bentuk prinsip dasar Common Rail System.

Tidak hanya itu, pelatihan ini juga mengajarkan cara membaca dan menggunakan bengkel manual, pembongkaran mesin dan prosedur perakitan, transmisi, diferensial, pengukuran mesin, K3 & housekeeping, fungsi dan penggunaan peralatan dan alat pengukuran. Sekadar informasi, tahun ini ada tambahan 3 SMK, di mana sebelumnya hanya ada 11 SMK mitra.