Rays Wheels

Memuat …

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pos dan Teknologi Informasi dari Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi (Direktorat Jenderal PPI Kominfo), meluncurkan strategi untuk layanan logistik dan jasa pengiriman barang untuk 5 tahun ke depan.

Terungkap oleh Direktur PPI Kominfo Pos Direktorat Jenderal Komunikasi dan Informasi Ikhsan Baidirus dalam Seminar Nasional Perancangan Bisnis Pos Digital, Senin (28/9/2019), semua perusahaan yang terlibat dalam penyediaan layanan dan logistik dapat mengimplementasikan teknologi terbaik yang dapat mempercepat jalannya bisnis.

"Strateginya adalah untuk mengedukasi semua perusahaan yang terlibat dalam menyediakan layanan dan logistik, layanan kurir dan pengiriman layanan pos untuk menerapkan teknologi terbaik yang dapat mempercepat, termasuk memastikan keakuratannya, kemudian memperkuat sistem pelacakan penelusurannya, tujuan yang dinikmati publik, "pengguna akhir, pelanggan akhir," katanya.

Selain itu Kominfo juga akan merumuskan kebijakan yang akan mendukung semuanya. Karena skenario semuanya didasarkan pada regulasi yang mudah, yang memberikan arah yang benar, dan regulasi yang lebih baik sedemikian rupa.

"Dengan demikian, infrastruktur lingkungan atau ekosistem Pos dan layanan pengiriman telah menjadi lebih kondusif," tambahnya.

Karena, begitu sistem logistik maju, produsen di tingkat UMKM, pengusaha kecil, pengusaha besar, hampir semuanya, menikmati jaringan infrastruktur logistik dan layanan pengiriman.

"Jadi istilah pos dan layanan pengiriman, dan logistik semuanya campuran sehingga satu hal yang dimaksudkan adalah yang mendukung ekonomi digital, pada akhirnya ekonomi digital Indonesia akan maju bersama dan semua sektor menikmatinya, sektor telekomunikasi akan mendukung di sana , kecepatan infrastruktur "internet dan broadboand saling memperkuat di sana, dan sistem transportasi semuanya bergandengan tangan untuk ekonomi digital," katanya.

(wbs)