Rays Wheels

memuat …

JAKARTA – Satu media Rusia melaporkan bahwa toilet milik AS di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) rusak.

Kerusakan tersebut menyebabkan kebocoran lebih dari dua galon air yang harus dikumpulkan oleh astronot menggunakan handuk.

"Rekan-rekan kami di modul Tranquility ISS mengalami insiden Jumat lalu," kata seorang sumber kepada kantor berita negara Rusia, Geek, pada Kamis (2/7/2019).

"Lebih dari 10 liter (2,6 galon) air bocor sebelum masalah dapat diperbaiki. Awak harus membersihkan air menggunakan handuk," tambahnya.

Air adalah salah satu komponen penting yang harus selalu ada di ISS untuk mendukung astronot agar tetap hidup dan bekerja di luar angkasa.

Untuk kejadian ini kru ISS harus menghemat air sebanyak mungkin. Masing-masing hanya diberi kuota sekitar dua liter setiap hari.

Ini bukan pertama kalinya toilet di ISS bermasalah. Pada tahun 2009, toilet juga rusak oleh pemisah cairan yang kebanjiran seperti yang dilaporkan oleh halaman Space.

Toilet yang dibeli oleh NASA dari perusahaan luar angkasa Rusia, Korolev Rocket, dan Perusahaan Luar Angkasa Rusia (RSC Energia), menelan biaya $ 19 juta (Rp 265 juta).

Toilet ini tidak dirancang untuk dapat mendaur ulang air seni menjadi air minum. Toilet canggih ini pertama kali dikirim ke ISS pada November 2008.

Insiden toilet bocor terjadi hanya beberapa bulan setelah ditemukannya lubang di dinding modul Soyuz MS-09 yang mencapai ISS. Lubang ini sempat membuat kebocoran udara kecil pada Agustus tahun lalu, tetapi dengan cepat kebocoran berhasil diperbaiki.

(wbs)