Rays Wheels

memuat …

JAKARTA – Persaingan di industri elektronik, terutama televisi yang ketat. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat dari perusahaan sehingga pesan atau gambar produk mencapai masyarakat.

Itulah yang dilakukan manajemen PT Sharp Electronics Indonesia. Mereka mengatasinya dengan mengandalkan public relations digital yang dikelola melalui akun media sosial dan situs web.

Melalui interaksi yang menarik dan responsif melalui media sosial, mereka berupaya membangun kedekatan sebagai merek elektronik yang dapat diandalkan dengan pelanggan mereka. Atas upaya ini, pabrikan Jepang itu dihargai dengan pengakuan melalui Penghargaan Top Digital PR Indonesia 2019.

Secara khusus, penghargaan ini diberikan kepada kategori TV LED yang banyak dibahas di mesin pencari, media sosial, dan portal berita. Oktober 2018 adalah momen di mana Sharp meluncurkan jajaran TV LED terbaru dengan fitur "Azan".

Untuk meningkatkan kesadaran konsumen akan produk-produk ini, manajemen menggunakan saluran digital untuk mengedukasi konsumen tentang fitur-fitur Azan dan fitur-fitur lainnya. Dengan menggunakan akun perusahaan, Sharp juga melakukan kampanye sehingga karyawan dapat memperkenalkan produk ini melalui akun media sosial pribadi mereka.

"Di era digital ini, semua karyawan bisa menjadi pekerjaan rumah bagi perusahaan mereka. Selain itu tentu saja mengundang karyawan Sharp Indonesia untuk lebih aktif dalam menyebarkan informasi tentang perusahaan di media sosial masing-masing," kata Pandu Setio, Manajer Komunikasi PR & Brand PT. Sharp Electronics Indonesia.

Tidak hanya dalam menyebarkan berita, ia juga mencoba mengendalikan interaksi yang masuk sehingga dapat menjaga konten informasi dengan baik. "Ini adalah upaya bersama yang telah berhasil membawa kami sebagai salah satu merek yang telah memenangkan dunia PR digital," kata Pandu.

Indonesia Top Digital PR Awards 2019 diukur melalui tiga parameter dengan bobot berbeda. Antara lain, aspek media digital (50%), keterlibatan sosial (35%), dan penyebutan digital (15%) dari lebih dari 800 merek.

Media digital mewakili jumlah berita yang muncul tentang Sharp Indonesia, keterlibatan media sosial untuk melihat interaksi antara merek dan konsumen, dan yang terakhir adalah penyebutan digital untuk mengukur berapa banyak konsumen menyebut merek Sharp Indonesia.

Dari temuan tersebut, perusahaan terlihat dibicarakan oleh lebih dari 10.000 pengguna di media sosial Facebook. Setiap bulan, Facebook Fan Page dari pabrikan juga telah berhasil memiliki lebih dari 60.000 keterlibatan dan lebih dari 50.000 di Instagram.

Tidak hanya mengemas akun media sosial dengan konten yang menarik, ia juga diintensifkan dalam mendidik konsumen untuk menggunakan alamat situs web terbaru, www.id.sharp. Kehadiran tampilan yang lebih modern di situs web Sharp Indonesia akan membuat konsumen lebih mudah menemukan produk terbaru.

Konsumen akan diarahkan dengan opsi untuk membeli produk baik online maupun offline. Untuk pembelian online, konsumen akan diarahkan oleh mitra e-commerce Sharp, sementara pembelian offline akan menunjukkan lokasi toko terdekat.

"Saat ini, ada banyak peluang dan cara yang kami gunakan untuk menjaga kepercayaan konsumen terhadap merek. Semoga fasilitas yang kami berikan dapat membuat kami terus unggul di antara produsen elektronik lainnya," pungkas Pandu.

(mim)