Rays Wheels

memuat …

TOKYO – Akhirnya ketinggalan alasan Yamaha tidak membuat mobil dan Toyota tidak memproduksi sepeda motor. Jawabannya ternyata Yamaha dan Toyota telah terbukti memiliki hubungan yang menarik selama bertahun-tahun.

Seperti dilansir Ridepart, Sabtu (5/1/2019), Yamaha telah merancang dan memasok mesin untuk beberapa mobil Toyota selama bertahun-tahun, dari Celica, MR2 dan 2000GT klasik.

Pada 1970-an, Toyota menciptakan sebuah truk pickup bernama Yamahauler khusus untuk mempromosikan kemampuan mengangkut sepeda motor ke model pickup-nya.

Pada tahun 1974, Toyota memperkenalkan versi panjang truk pickup Hilux, atau yang secara kreatif disebut di sini, Toyota Truck. Untuk meresmikan mobil yang lebih besar, Toyota menciptakan Yamahauler, yang banyak digunakan dalam iklan Toyota dan sebagai kendaraan promosi.

Model ini menawarkan banyak fitur tambahan yang tidak tersedia di truk standar, seperti karpet di tempat tidur, kursi bucket dengan garis 70an gila, pelek Cragar, dan pekerjaan cat khusus oleh Molly Design.

salah satu produk Toyota, Toyota 2000GT, menggunakan mesin yang diproduksi oleh Yamaha. Mobil sport yang desainnya mirip dengan Jaguar E-Type menggunakan mesin berkode 2M dan 3M. Namun untuk Toyota 2000GT adalah hasil kolaborasi antara Toyota dan Yamaha.

Mesin berikutnya yang diproduksi oleh Yamaha untuk Toyota adalah mesin 4A-GE yang legendaris. Mesin legendaris ini digunakan oleh mobil yang kini juga legendaris, Toyota Sprinter Trueno AE86. Mesin ini sangat legendaris dan diburu oleh para penggemar mobil karena memiliki dimensi yang kompak, bobot yang relatif ringan dan tenaga yang besar. Karenanya mesin ini sekarang diburu oleh penggemar mobil baik untuk kebutuhan balap maupun penggunaan sehari-hari.

Selanjutnya, mesin dari Yamaha yang digunakan oleh produk-produk dari Toyota adalah mesin dengan kode 3S-GTE. Mesin ini sekarang sedang diburu oleh banyak orang karena memiliki bobot yang relatif ringan dan memiliki daya yang cukup untuk digunakan baik untuk penggunaan sehari-hari maupun balap. Mesin ini pernah tenggelam dalam salah satu mobil legendaris dari Toyota, Toyota Celica GT-Four.

Kolaborasi antara Toyota dan Yamaha berlanjut ke Toyota Celica GT-S yang menggunakan mesin 2ZZ-GE. Mesin ini sebenarnya tidak hanya digunakan oleh Toyota Celica GT-S tetapi juga digunakan oleh salah satu merek mobil Inggris yaitu Lotus melalui produknya, Lotus Elise.

Kolaborasi antara Yamaha dan Toyota berlanjut ketika Lexus LF-A diperkenalkan, mesin V10 1LR-GUE yang dikembangkan oleh Yamaha menerima banyak penghargaan.

Sukses dengan Lexus LF-A, Yamaha kembali berkontribusi pada jantung mengemudi yang ditemukan pada Lexus IS-F, RC-F, dan mesin V8 2UR-GSE GS-F.

Yamaha juga merancang mesin 4.400cc V8 untuk Volvo XC90 dan S80. Mesin yang sama digunakan oleh Volvo dalam balapan V8 Supercars di Australia. Bahkan, merek mobil sport Inggris, Noble, menggunakan drive yang sama untuk produk mereka, M600.

Yamaha juga menciptakan mobil konsep yang disebut Yamaha OX99-11 yang digerakkan oleh mesin Yamaha V12 pada tahun 1992. Mesin tersebut menjadi dasar untuk memasuki balap Formula 1 sebagai pemasok mesin ke tim Zakspeed, Brabham, Jordan, Tyrell, dan Arrows di pertengahan 90-an.

Mengingat sejarah Yamaha yang mampu mengembangkan mesin untuk roda empat, membuat pabrikan asal Amerika Serikat, Ford. Ford tertarik menggunakan mesin Yamaha 3.000 cc V6 yang dipadukan di ruang mesin Ford Taurus SHO yang diluncurkan pada tahun 1989.

(wbs)