Rays Wheels

KabarOto.com – Sebelumnya pemasangan gelagar baja telah dilakukan di Jembatan Persimpangan Kunciran yang melintasi jalan tol Tangerang. Instalasi berjalan dari 27 Januari hingga 30 Januari.

Kali ini gelagar kotak baja akan dipasang lagi di jalan tol Pondok Aren-Serpong, tepatnya di KM 9 + 000 hingga KM 10 + 000 di kedua arah.

Pemasangan gelagar baja kotak di Serpong Junction Bridge sudah dimulai sejak 30 Januari kemarin, hingga 16 Februari, mulai pukul 00.00 WIB – 04.00 WIB setiap hari. Nantinya, Jembatan Serpong Junction akan menghubungkan Serpong dengan Cinere.

Pemasangan gelagar kotak baja adalah pekerjaan teknis dari paket II di wilayah Parigi-Serpong). Jika sebelumnya hanya memasang 5 balok, untuk Pondok Aren dan Serpong, akan ada 13 balok yang dipasang. Rentang girder baja kotak tiga belas bervariasi, mulai dari 45 meter hingga 60 meter.

Ada tiga titik lokasi untuk pemasangan gelagar kotak baja yang melintasi Jalan Tol Pondok Aren-Serpong. Empat kotak baja dengan panjang 46 meter berada di Ramp 3 (KM 9 + 000), enam kotak baja dengan panjang 60 meter di Main Road di Serpong Junction Bridge (KM 9 + 500), dan tiga kotak baja dengan panjang 45 meter pada Jalan 2 (KM10 + 000).

Baca Juga: X-MOC Melakukan 6 Modifikasi Xpander, Dapat Menginspirasi, Anda tahu!

Selama konstruksi instalasi baja kotak gelagar masih berjalan, maka tiga lokasi akan ditutup sementara. Ini dilakukan karena elemen keselamatan merupakan prioritas dalam pekerjaan ini.

Dengan pekerjaan teknis ini, PT juga meminta PT Marga Trans Nusantara (MTN) untuk mengalihkan aliran lalu lintas di sekitar lokasi. Tepatnya di Sta. 50 + 924 (KM 9 + 000) hingga Km 10 + 000 di Jalan Tol Pondok Aren-Serpong ke arah Jakarta (Pondok Ranji) dan ke arah Tangerang (BSD).

Seperti halnya pemasangan di Jembatan Persimpangan Kunciran, pengaturan lalu lintas adalah dalam bentuk rekayasa aliran kontra. Melalui kebijakan polisi dan pemindahan jalan memutar melalui bahu jalan raya di kedua sisi rute.

Sekarang, titik jalan memutar melewati bahu jalan tol untuk arah Jakarta (Pondok Ranji) mulai dari 9 + 000 hingga KM 10 + 000.

Sedangkan untuk arah serpong (BSD) mulai dari KM 10 + 000 hingga KM 9 + 000. Masing-masing jalan memutar ini terdiri dari dua jalur selebar 4 meter untuk arah Jakarta dan 8 meter untuk arah Serpong.

"Pekerjaan pemasangan box baja girder merupakan bagian dari Paket II Jalan Tol Kunciran-Serpong, yaitu Parigi-Serpong. Hingga saat ini, progres pembebasan lahan untuk Paket II telah mencapai 98,70% dan progres pembangunan mencapai 86,49%. diharapkan "Pada kuartal ini (TW) III 2019, Jalan Tol Kunciran-Serpong sudah dapat dioperasikan," jelas Jasa Marga.

Jasa Marga juga mendesak pengendara untuk tetap berhati-hati, mematuhi arahan petugas di lapangan, dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada dan mengatur waktu perjalanan Anda.