Rays Wheels

KabarOto.com – Polda Metro Jaya mulai menerapkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau yang biasa disebut tiket elektronik (e-ticket) menggunakan CCTV hari ini, Kamis (11/1/2018).

Sistem tiket elektronik ini akan dilaksanakan di Jakarta, mengikuti kota-kota lain yang telah berhasil menerapkannya, seperti Surabaya, Semarang dan Bandung. Sejumlah orang telah merespon positif terhadap percepatan implementasi E-TLE, karena diharapkan dapat membantu mengatasi masalah lalu lintas di Ibu Kota.

Baca Juga: Apa itu Mobil Favorit Maia Estianty

Kepolisian Daerah Metro Jaya mencatat, setidaknya dalam sehari jumlah rata-rata pelanggaran lalu lintas mencapai 3.000-3.500 kendaraan. Jumlah itu bisa membengkak hingga 100% jika polisi mengadakan operasi khusus.

Yusuf Pol. Kamerad (KO / Edo)

Tiket berbasis CCTV ini dianggap efektif karena dapat meminimalkan petugas di lapangan. Dari uji coba di Surabaya, Semarang, dan Bandung, terungkap juga bahwa sistem E-TLE yang telah diimplementasikan selama satu hingga dua bulan terakhir terbukti dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang lalu lintas.

Namun, Dirjen Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Polisi Yusuf mengatakan, polisi juga akan terus mengevaluasi penerapan tiket tersebut. Jika lancar, tidak hanya dua poin ini yang diterapkan oleh E-TLE.

Baca Juga: Audi RS5-R dan SQ5 oleh ABT Showcase di SEMA Show

"Kami masih mencoba Surdirman – Thamrin karena ini adalah jalan protokol. Jadi itu harus teratur karena sering dilalui oleh kepala dan tamu negara. Tapi kami pasti akan mengevaluasinya, tapi tentu saja itu akan berlanjut," katanya. dijelaskan saat ditemui di Polda Metro Jaya pekan lalu.

Yusuf lebih lanjut mengatakan, "Kami baru saja mengevaluasi sidang pada bulan November. Pada bulan Desember kami mengevaluasi tindakan. Jika kami menghargai keberhasilan dua bulan, maka kami memperluas," katanya.

Kemudian, setiap pengemudi yang diberi tiket memiliki tiga hari untuk mengkonfirmasi apakah itu adalah kendaraan yang ditilangnya. Informasi tiket akan dikirim melalui Kantor Pos.

"Kami memiliki metode konfirmasi, jadi tidak langsung ditilang, ada konfirmasi 3 hari. Konfirmasi harus ditanggapi jika kami tidak menanggapi pemblokiran. Jika dia merasa bahwa kendaraan itu pasti tidak dikonfirmasi kepadanya," dia berkata.

Baca Juga: Mental Champion, M Motorcycle Fadli Kembali untuk Mempromosikan Tanah Air di Asian Para Games 2018