Rays Wheels

KabarOto.com – Truk yang kelebihan muatan di jalan raya yang sering terlihat, banyak yang mempertimbangkan jika semua itu karena main-main antara petugas yang berwenang yaitu petugas dinas Perhubungan dengan operator truk atau sopir truk.

Namun, hal ini ditolak oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, menurutnya pandangan ini telah dihapus, karena jembatan timbang di daerah sekarang telah diserahkan kepada Pusat. "Pandangan ini harus dihilangkan, jembatan timbang telah diserahkan dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat," jelasnya dalam Diskusi Forum Jurnalis Otomotif bertema, Road To Zero Truk ODOL di Jalan, di Donika Cafe, Jakarta Selatan (3 / 10).

Juga Baca: Tingkatkan Keselamatan, Kementerian Perhubungan Bertindak Truk Overload di Jalan Tol

Over Dimension Over Loading truk bergulir di jalan.

Kementerian Perhubungan saat ini sedang membangun jembatan online dan dapat melihat menggunakan aplikasi tersebut, sehingga tidak mendapat sentuhan langsung dari petugas di lapangan. "Jika ada pelanggaran, itu akan dibayarkan melalui bank melalui ATM atau edisi mesin. Dan sekarang jembatan timbang bekerja sama dengan sektor swasta sehingga bebas dari pengawasan," jelasnya.

Selain itu, jembatan timbang akan dibangun secara terbuka, pengawasan tes juga akan diperbaiki menggunakan IT, buku juga akan diganti dengan buku E, di mana sudah ada data kendaraan dan sebagainya. "Dengan E Book yang sudah terintegrasi dengan kementerian perhubungan, meski dengan penerapan Departemen Perhubungan, cara itu akan menghilangkan pelanggaran," jelasnya.

Jembatan Timbang Departemen Perhubungan mulai mengencangkan.

Selain itu, Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Jasamarga akan menggunakan alat pengukur digital, alat ini untuk mendeteksi truk yang kelebihan beban bernama WIN. "Dengan kecelakaan di jalan tol Cipularang beberapa waktu lalu itu telah mempercepat pengadaan alat ini di jalan tol," jelas Budi.

Baca Juga: Mencegah Kecelakaan Berulang-ulang, Polisi Melakukan Kontrol Truk Overload di Jalan Tol Cipularang

Pada tahun 2020 Jasa Marga akan menyatakan, jalan tol akan bebas dari truk yang diisi dengan ODOL (Dimensi Berlebih dan Pemuatan Berlebih). "Jika Anda melebihi itu, Anda tidak bisa memasukinya, dan jika Anda pergi di jalan nasional di luar jalan tol ada jembatan timbang," tambahnya. Tidak hanya jalan tol, jalan nasional provinsi, kabupaten dan kota juga bebas truk yang melanggar peraturan ini.