Rays Wheels

KabarOto.com – Pengembangan konstruksi fisik dan pembebasan lahan untuk Jalan Tol Solo-Ngawi telah selesai 100% dan telah lulus uji kelayakan operasional sesuai dengan Direktur Jenderal Bina Marga & # 39; Surat No. JL02.01-Db / 1/11 / PDJD / 2018. Peresmian seluruh bagian dari 90,43 kilometer (km) jalan tol yang baru saja menunggu waktu rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo .

Managing Director PT Jasamarga Solo Ngawi David Wijayatno mengatakan bahwa pihaknya hanya menunggu peresmian Ruas Jalan Tol Solo-Ngawi Sragen-Ngawi.

"Jalan Tol Solo-Ngawi, Bagian Solo-Sragen, telah diresmikan sepanjang 35 km. Ruas Sragen-Ngawi sepanjang 51 km semuanya telah selesai, semua administrasi juga telah selesai, tinggal menunggu Presiden & # 39 "Jadwal kapan bisa diresmikan. Kapanpun kami siap beroperasi," kata David ketika Ekspedisi Jalan Tol Trans Jawa dilakukan oleh Menteri BUMN, Senin (11/12/2018).

Baca juga: Jalan Tol Semarang-Solo Bagian Salatiga-Kartasura Siap Beroperasi pada Desember 2018

Tol Solo-Ngawi dikelola oleh salah satu kelompok usaha Jasa Marga, yaitu PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN). Jalan Tol Solo-Ngawi dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Seksi 1 Ngawi-Klitik sepanjang 4 km yang telah beroperasi sejak 30 Maret 2018, Seksi 2 Solo-Sragen (35 km) telah diresmikan 17 Juli 2018, dan Bagian 3 Sragen-Ngawi (51 km) yang siap diresmikan.

Dengan nilai investasi Rp11,34 triliun, masa konsesi jalan tol adalah 40 tahun dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekitar 82,82%.

Jalan Tol Solo-Ngawi menghubungkan Kabupaten Boyolali, Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen di Jawa Tengah dan Kabupaten Ngawi di Jawa Timur.

Untuk memudahkan mobilisasi pengguna, jalan tol ini dilengkapi dengan delapan Toll Gates (GT), yaitu GT Colomadu, Bandara GT Adi Sumarmo, GT Ngemplak, GT Purwodadi, GT Karanganyar, GT Sragen, Sragen Timur GT dan GT Ngawi.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengatakan, "Keberadaan jalan tol ini dapat membawa berbagai manfaat bagi masyarakat sekitar. Sejumlah manfaat ini termasuk meningkatkan aksesibilitas daerah Jawa Tengah dan Timur, mendorong ekonomi daerah sekitar tol jalan, memfasilitasi distribusi barang dan jasa, serta mendorong sektor pariwisata di Solo Raya, "katanya.

Baca Juga: Atasi Kemacetan, Bandung Akan Memiliki Jalan Tol Dalam Kota

Selain itu Desi juga mengatakan, "Jalan tol ini dapat memotong waktu perjalanan dari Solo ke Ngawi dari dua jam menjadi hanya satu jam," tambahnya.

Jalan Tol Solo-Ngawi sendiri merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang tergabung dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Dalam mudik mudik 2018, Tol Solo-Ngawi dioperasikan tanpa tarif sebagai jalan tol fungsional. Pada saat itu, peran jalan tol fungsional Solo-Ngawi terbukti memfasilitasi arus mudik dan kembali lebaran tahun ini.