Rays Wheels

KabarOto.com – Setelah jalur utara, sekarang pemerintah juga fokus membangun jalan tol di bagian selatan Jawa. Ini terlihat ketika Presiden Joko Widodo meresmikan Seksi 1 Jalan Tol Ciawi – Sukabumi dari Ciawi ke Cigombong (15,3 Km) pada Sabtu (1/12/2018).

Kehadiran jalan tol ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Barat bagian selatan yang tertinggal dibandingkan dengan utara. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan jalan tol Ciawi-Sukabumi adalah awal pembangunan Jalan Trans Jawa Selatan.

"Tol Ciawi-Sukabumi akan terus ke Cianjur dan terus ke Padalarang. Kemudian dari Bandung, Tasikmalaya ke Cilacap dan akan terus ke Yogyakarta," kata Menteri Basuki dalam keterangannya.

Selain itu, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Sugiyartanto, mengatakan pembangunan jalan tol di bagian selatan Jawa Barat diharapkan menjadi penyeimbang lalu lintas di bagian utara. Tol akan dilakukan secara selektif dan bertahap berdasarkan kebutuhan.

Baca Juga: 7 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Tur

Gerbang tol Cigombong 1

"Tidak semuanya pasti tol pada saat ini, beberapa di antaranya tidak perlu jalan tol akan terhubung dengan jalan arteri karena ada empat jalan arteri artikulasi," kata Sugiyartanto.

Dengan diresmikannya Bagian 1 Ciawi-Cigombong, diklaim sangat signifikan dalam mengurangi waktu perjalanan. Meskipun hanya 15,3 Km, itu akan melewati titik kemacetan di jalan arteri.

Baca Juga: Ayo! Kenali Pengertian dan Oversteer, dan cara mengatasinya

Sehingga Ciawi-Cigombong, yang semula 1,5 jam, dapat dicapai hanya dalam 15 menit. Ini dianggap sangat membantu terutama bagi pengusaha kecil yang akan mengirim barang ke Jakarta dan daerah lain.

Rencananya adalah untuk seluruh Jalan Tol Ciawi-Sukabumi akan selesai pada tahun 2021. Pengoperasian Jalan Tol Ciawi – Sukabumi dengan total panjang 54 Km dilakukan oleh Entitas Bisnis Jalan Tol PT Trans Jabar yang memiliki saham mayoritas dimiliki oleh PT Waskita Toll Road.