Rays Wheels

KabarOto.com – Mobil ramah lingkungan saat ini sedang mengalami perkembangan pesat di beberapa negara, salah satunya adalah mobil listrik. Mobil listrik menggunakan baterai untuk menyimpan energi yang akan digunakan untuk memutar motor listrik.

Baca Juga: Menteri Perindustrian: Mobil Listrik Hemat Lebih Dari 80 Persen

Deputi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di bidang Energi dan Teknologi Informasi Teknologi (TIEM), Eniya Listiani Dewi menjelaskan, pengisian baterai mobil listrik dilakukan di Stasiun Pengisian.

Agar listrik tidak hanya berasal dari fosil, perlu untuk berinovasi dan belajar dengan memanfaatkan energi matahari. "Namun, karena karakteristik matahari tidak dapat diprediksi, itu masih dikombinasikan dengan listrik dari jaringan PLN," jelasnya.

Deputi Bidang Pengkajian dan Penerapan Teknologi ITEM (BPPT), Eniya Listiani Dewi

Saat ini, kata Eniya, durasi pengisian baterai mobil merupakan kendala di Indonesia. Untuk mengisi daya baterai mobil listrik hingga penuh dibutuhkan waktu 4 – 5 jam sehingga kebanyakan orang masih berpikir dua kali untuk pindah ke mobil listrik.

"Pilot dari stasiun pengisian BPPT cepat dengan kapasitas 50 kW memiliki keuntungan karena dapat mengisi penuh baterai mobil listrik hanya selama 30 menit." Diharapkan dengan fasilitas stasiun pengisian cepat pertama di Indonesia, dapat mendorong orang untuk beralih dari mobil biasa ke mobil listrik, "jelasnya.