Rays Wheels

memuat …

JAKARTA – Saat ini Indonesia dikenal memiliki 4 perusahaan startup yang berstatus Unicorn, atau memiliki nilai penilaian di atas USD 1 miliar atau Rp 14 triliun.

Di masa depan menurut Ketua asosiasi e-commerce Indonesia, Ignatius Untung, akan ada dua hingga tiga Unicorn baru yang lahir dalam 2 tahun ke depan.

Dia menyebutkan banyak potensi dari startup lokal untuk mencapai status Unicorn ini. Namun demikian masih ada beberapa syarat bagi pemain pemula untuk pergi ke sana.

"Satu transaksi itu besar, uangnya besar, yang kedua adalah frekuensi transaksi yang cukup sering, yang ketiga adalah bahwa cakupan konsumennya cukup besar," kata Untung ketika ditemui seusai konferensi konferensi tentang iDEA di Jakarta, Selasa (2). / 19/2019).

Dia melanjutkan, potensi bisa datang dari perusahaan dompet digital yang baru-baru ini digunakan oleh perusahaan tiket publik dan online.

"Misalnya, fintech seperti e-wallet dan tiket online. Jika Anda adalah tiket online, kami tahu siapa yang telah menjadi Unicorn dan hanya pemain itu," jelasnya.

"Kalau begitu, saya melihat bahwa e-wallet penuh. Yang besar adalah OVO dan Go-Pay. Kemudian yang mengikuti, T-Cash dan DANA. Mereka juga akan mengikuti jarak yang tidak jauh," pungkasnya.

(wbs)