Rays Wheels

Memuat …

JAKARTA – Setelah pertempuran sengit, akhirnya Olimpiade Robotika 2019 (GOR) menghasilkan juara. Lomba tiga kategori, masing-masing memilih tiga juara.

Acara pendidikan ini sendiri telah diselenggarakan sejak 2015. Tahun ini, KORAN SINDO dan SINDOnews bersama dengan Asosiasi Robotika & Otomasi Indonesia (AROI) dan didukung penuh oleh PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia, mengadakan kompetisi di Baywalk Mall, Pluit, Jakarta Utara.

Kegiatan ini adalah sarana untuk mengembangkan potensi dan bakat anak-anak dalam membuat konsep dan mengembangkan teknologi robot. Sehingga mereka mampu menciptakan teknologi tepat guna yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Berdasarkan studi dari World Economic Forum (2018), diperkirakan ada sekitar 75 juta pekerjaan yang akan digantikan oleh otomatisasi robot pada tahun 2022. Dan pada saat yang sama akan ada 133 juta pekerjaan baru yang diciptakan sebagai hasil dari kolaborasi antara interaksi manusia, mesin dan algoritmik.

Bahkan penelitian dari McKinsey & Company (2018) juga memperkirakan bahwa 800 juta pekerjaan akan digantikan oleh robot pada tahun 2030. Kehadiran robot di tengah-tengah kehidupan manusia akan terus berkembang di tahun-tahun mendatang untuk lebih memudahkan kegiatan manusia, juga sebagai peningkatan produktivitas dan efisiensi di berbagai industri. .

Kepala Pemasaran & Pelanggan Generali Indonesia, Vivin Arbianti Gautama mengatakan, otomatisasi robot dan kecerdasan buatan (AI) telah menjadi bagian penting di era Industrial 4.0 saat ini. Nantinya, kehadiran robot akan lebih erat kaitannya dengan aktivitas sehari-hari.

"Kami melihat ini sebagai peluang yang baik untuk terus mendukung dan mengasah kemampuan anak-anak sehingga mereka dapat mengambil bagian dalam perkembangan teknologi di era digital. Melalui kompetisi ini (Generali Robotics Olympiad 2019), Generali berharap kreativitas dari anak-anak bangsa akan mulai membangun dari tingkat pendidikan dasar dan acara ini juga dapat menjadi bekal dan dorongan bagi mereka untuk dapat berkompetisi dalam kompetisi robot kelas dunia, "kata Vivin di sela-sela kompetisi robotik melibatkan ratusan peserta di Baywalk Mall, Pluit, Jakarta Utara, Sabtu (14/9) / 2019).

Tiga kategori yang diperebutkan adalah SD: Sumo RC 3 Kg dan Maze Solving; Sekolah Menengah: Sumo Auto 3 Kg; dan Umum: Robot Inovatif (SD-SMP).

Sedangkan pemenang Olimpiade Robotika 2019 SINDO adalah sebagai berikut:

Pemecahan Labirin
1. Kursus Robot AWG (MZO 12)
– Rayhan Amir Radjab
– Davin Adiyatma Putra
2. MIN 2 Sragen (MZO24)
– Annan Nur Asnawi
– Sakha Fachri Pratama
3. Kursus Robot AWG (MZO 13)
– Ardy Yuris Alif
– Irsya Fawwaz Brahmantyo

Summo RC 3 KG
1. MIN 3 Blitar (RC008)
– Safira Fatiha
2. Organisasi Pemuda (RC 005)
– Rizky Putra Adestia
– Dylan I
3. MIN 3 Blitar (RC 017)
– Vino Surya G.

Robot Inovatif
SD: Sekolah Dasar Rawamangun 12am (Ropiki)
SM: MTS 4 Jakarta (Pabrik Cerdas)

Sumo otonom
1. Sekolah Menengah Taruna Bangsa (AT 005)
– Jaden Emmanuel Nasiub
– Muhammad Rakha Marzuki
– Sam Fajar Antoni
2. Sekolah Menengah Taruna Bangsa (AT 007)
– Edrick
– Farrel Maula Alexandra Malik
– Darrel Diandra Pawasa
3. Sari (AT 001)
– Cristopher Owen
– Christopher Bayan

(meme)