Rays Wheels

memuat …

Setelah sebelumnya mendistribusikan bantuan kemanusiaan kepada korban Gempa Bumi dan Bencana Tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah pada November 2018 lalu, PT Indosat Mega Media (IndosatM2) melalui IndosatM2 Islamic Spiritual Facility (SKI-IM2) kembali menyerahkan bantuan kemanusiaan bekerja sama dengan Rumah Zakat (RZ)

IndosatM2 dan RZ mendistribusikan makanan pokok dan perlengkapan memasak untuk korban tsunami Selat Sunda di Desa Rawayana, Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten.

Distribusi bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap karyawan untuk korban bencana.

"Pemberian bantuan ini adalah salah satu tindakan dan bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudari kita yang terkena dampak tsunami Selat Sunda. Kami berharap bantuan ini akan meringankan beban para korban yang terkena dampak tsunami Selat Sunda," kata Syachrial Syarif, Sekretaris Perusahaan IndosatM2, di Jakarta. Kamis (1/31).

Pada kesempatan itu, IndosatM2 membagikan 26 paket kebutuhan pokok dan 5 paket memasak kepada warga yang terkena dampak tsunami Selat Sunda di Desa Rawayana. Perwakilan dari IndosatM2, Denny Saputra, ZIS SKI-IM2, berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat.

Seperti diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa korban tewas akibat tsunami Selat Sunda mencapai 437 orang. Dari jumlah itu tim evakuasi telah mengubur 429 mayat. Delapan badan yang tersisa belum diidentifikasi.

Untuk korban yang terluka, BNPB mencatat bahwa ada 1.459 orang dan 10 orang hilang. Sementara jumlah pengungsi adalah 36.923 orang.

Gelombang tsunami Selat Sunda pada 22 Desember lalu menghantam sejumlah pantai di wilayah Banten dan Lampung. Gelombang itu diduga dipicu oleh letusan Gunung Anak Krakatau.

Pemerintah menetapkan masa tanggap darurat 14 hari di Pandeglang, Banten. Di Lampung Selatan masa tanggap darurat adalah tujuh hari, kemudian diperpanjang selama satu minggu sejak 30 Desember

(wbs)