Rays Wheels

Di acara ini, pengunjung dapat melihat Nissan LEAF, kendaraan listrik terlaris di dunia, dan teknologi e-POWER Nissan yang inovatif dan unik. Sejalan dengan visi Mobilitas Cerdas Nissan untuk mengubah cara orang hidup dan mengemudi, kedua kendaraan ini menunjukkan keahlian Nissan dalam mobilitas listrik yang telah dikembangkan selama lebih dari 70 tahun.

"Nissan adalah pemimpin global dalam elektrifikasi. Kami telah menjual lebih dari 400.000 kendaraan listrik di 51 pasar di seluruh dunia, dan kami membawa pengalaman ini untuk membantu mempercepat penerapan kendaraan listrik di Indonesia," kata Isao Sekiguchi, Presiden Direktur Nissan Indonesia.

"Kendaraan listrik dapat membantu mengurangi polusi udara dan kebisingan, dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Manfaatnya tidak hanya untuk masyarakat saat ini, tetapi juga untuk generasi mendatang. Kerjasama antara produsen mobil, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya sangat penting untuk mempercepat elektrifikasi di Indonesia, "tambah Sekiguchi.

Penelitian dari Frost & Sullivan untuk Nissan menunjukkan bahwa empat dari sepuluh pelanggan di Indonesia (41%) terbuka terhadap kemungkinan membeli kendaraan listrik sebagai mobil mereka berikutnya. Namun, penggunaan kendaraan listrik yang meluas masih terhambat oleh ketersediaan stasiun pengisian daya dan kesalahpahaman tentang keamanan, keandalan, dan jarak tempuh mobil listrik.

Sejak diluncurkan pada 2010, Nissan LEAF adalah kendaraan listrik pertama yang dipasarkan ke khalayak luas, dan telah menjadi kendaraan listrik terlaris di dunia. Awal tahun ini, Nissan mengumumkan bahwa Nissan LEAF terbaru akan masuk ke Indonesia pada tahun 2020.

Nissan LEAF generasi kedua telah dilengkapi dengan teknologi canggih yang memberikan pengalaman berkendara yang lebih percaya diri, menyenangkan dan terhubung. Teknologi ini mencakup e-Pedal, yang memungkinkan mengemudi dengan satu pedal. Teknologi ini adalah bagian dari visi Nissan untuk masa depan mobilitas, yaitu Nissan Intelligent Mobility.