Rays Wheels

memuat …

BEIJING – Tak dapat disangkal Huawei Mate 20 Pro adalah salah satu ponsel pintar terbaik tahun ini. Perangkat ini menawarkan daftar spesifikasi lanjutan dan beberapa fitur yang agak unik, seperti pengisian daya nirkabel terbalik dan pemindai sidik jari yang dipajang.

Sayangnya, semua ini disertai dengan harga yang cukup mahal di pasar Eropa, yaitu Rp. 18,2 juta per unit. Perangkat ini awalnya diumumkan pada 16 Oktober untuk pasar internasional, tetapi hingga kemarin ponsel belum melakukan debut resminya di China.

Di Cina, smartphone secara alami lebih murah karena pajak yang lebih rendah dan biaya tertentu yang dapat dihindari Huawei. Namun tampaknya, perusahaan juga melakukan beberapa modifikasi pada flagship yang membawa harga turun lebih rendah.

Halaman Phone Arena, Minggu (28/10/2018), melaporkan bahwa, dijual setara dengan Rp. 12 juta per unit di pasar Cina, Huawei telah mengumumkan versi Mate 20 Pro yang identik dengan model internasional dalam segala hal. Kecuali Anda tidak memiliki pemindai sidik jari di layar.

Versi ini dikombinasikan dengan dua model yang lebih mahal yang menyertakan fitur keamanan. Namun, tidak seperti varian sebelumnya, keduanya termasuk RAM 8GB. Selain itu, satu dilengkapi dengan 128 GB penyimpanan sementara unggulan lainnya dengan 256 GB ROM. Keduanya dibanderol dengan harga Rp. 13,2 juta dan Rp. 15 juta per unit.

Karena strategi Huawei di luar China, model khusus ini hanya berlaku di sana dan mungkin tidak akan dijual di pasar internasional dalam waktu dekat. Sebaliknya, konsumen harus puas dengan model Mate 20 Pro standar yang tertanam dengan 6 GB RAM dan 128 GB penyimpanan. Atau, Mate 20 biasa juga tersedia pada titik harga yang lebih rendah.

(mim)