Rays Wheels

KabarOto.com – Beberapa waktu lalu dunia otomotif dihebohkan dengan isu kehadiran Honda e yang merupakan mobil listrik mungil di Indonesia.

Pasalnya, mobil tersebut telah dipantau untuk didaftarkan dalam paten data kekayaan intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia. Mobil listrik tersebut terdaftar dengan nomor proteksi A00201901438, dan terdaftar atas nama pemegang Honda Motor Co.

Baca Juga: Honda E Sudah Daftar Kemenkum HAM, HPM Belum Tanggapan

Honda Motor Co., Ltd. juga tercatat mendaftarkan beberapa paten lain seperti desain gril, lampu depan, dan bumper mobil. Proteksi Honda E ini tercatat berakhir hingga 10 Mei 2029.

Mobil yang pertama kali muncul di Frankfurt Motor Show 2019 ini memiliki dimensi panjang 3.984 mm, lebar 1.752 mm, tinggi 1.512 mm, wheelbase 2.358 mm, dan ground clearance 145,2 mm.

Ditanya mengenai hal tersebut, Direktur Inovasi Bisnis, Penjualan, dan Pemasaran PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy angkat bicara, "Mendaftarkan paten desain adalah hal biasa bagi sebuah perusahaan untuk melindungi hak kekayaan intelektualnya secara global."

Baca Juga: Segera Diuji, Honda Akan Operasikan Kendaraan Otonom di Jalan Tol pada 2022

Menurutnya, hal itu tidak ada hubungannya dengan produksi massal seperti yang diberitakan.

“Pendaftaran paten tidak selalu menunjukkan suatu model akan dipasarkan di suatu negara, ya,” tambahnya.

Ditanya kemungkinan mobil tersebut akan melakukan debut perdananya di Indonesia melalui Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 yang semula dijadwalkan digelar pada November mendatang. Yusak masih menutup mulutnya dan menolak berkomentar lebih lanjut, "Kita tunggu saja, oke?"