Rays Wheels

KabarOto.com – Honda CRF150L merupakan kuda besi yang cukup diminati para pecinta offroad di Indonesia. Untuk memenuhi kebutuhan para pecinta trail, PT Astra Honda Motor (AHM) juga menambah pilihan warna serta striping baru pada Honda CRF150L.

Semua kebaruan yang ditampilkan membuat motor ini tampil lebih sporty dan tangguh. Honda CRF150L dibalut warna Extreme Green dan Extreme White yang melengkapi dua warna yang ada, yakni Extreme Red dan Extreme Black.

Baca juga: Honda CRF1100 Africa Twin 2022 Perkenalkan Varian Baru

Putih Ekstrim

Warna Extreme Green dan Extreme White yang baru pada CRF150L merupakan kombinasi warna yang disematkan pada bodi dan desain stripe. Warna baru ini didukung oleh jok hitam, penutup knalpot, dan lengan ayun.

Extreme White dan Extreme Green yang dilengkapi dengan desain grafis stripe, garis tebal dan tegas dengan kombinasi warna yang kontras diklaim oleh AHM untuk menampilkan kesan yang lebih fun atau seru.

Merah Ekstrim

Pada varian warna Extreme Red, desain striping disegarkan dengan penambahan aksen biru. Sedangkan striping varian Extreme Black memiliki grafis merah yang sporty dan dikatakan sangat cocok untuk penggunaan sehari-hari.

Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran AHM. Dikatakan, penampilan baru New CRF150L ini merupakan wujud dari upaya AHM untuk memberikan nilai tambah bagi konsumen pecinta motor sport on-off.

“Warna dan striping baru ini tidak hanya cocok sebagai teman bertualang menaklukkan medan off-road, tapi juga sekaligus mencuri perhatian saat berkendara di jalanan perkotaan,” jelas Thomas. Honda CRF150L warna Extreme Red, Extreme Black, Extreme Green dan Extreme White ini dijual dengan harga Rp. 34.745.000 on the road Jakarta.

Hitam Ekstrim

Motor ini ditenagai oleh mesin 150cc SOHC PGM-FI, transmisi 5-percepatan, menghasilkan tenaga maksimum 12,7 horsepower pada 8.000 rpm dan torsi maksimum 12,43 Nm pada 6.500 rpm.

Baca juga: Honda CRF 250 Rally Terbaru Ada di Indonesia, Harganya 87,5 Jutaan

Angka ini mewakili torsi yang menjanjikan pada putaran yang lebih rendah. Meski demikian, konsumsi bahan bakarnya tetap sangat irit, mencapai 39,3 kpl dengan standar EURO3 menggunakan metode uji ECE R40.