Rays Wheels

memuat …

NEW YORK – Perusahaan teknologi SpaceX meluncurkan roket Falcon 9 ke ruang angkasa, dengan 64 muatan satelit sekaligus. Ini adalah rekor baru untuk sejarah sejumlah besar peluncuran satelit di Amerika Serikat.

Perusahaan milik teknologi, Elon Musk, juga membuat tonggak baru dalam upayanya membuat roket dapat digunakan kembali, seperti pesawat terbang. Peluncur roket menggunakan driver daur ulang yang telah digunakan untuk ketiga kalinya.

Seperti dilansir AFP, roket membawa 15 satelit mikro dan 49 CubeStats milik 34 klien, termasuk dari kalangan publik, swasta, dan universitas, dari 17 negara, termasuk Korea Selatan, Perancis, dan Kazakhstan.

Peluncuran roket itu disewa oleh perusahaan bernama Spaceflight, yang secara khusus menyediakan layanan "wahana" ruang angkasa atau mengirim sejumlah besar satelit dalam satu roket.

Satelit mikro beratnya hanya selusin pon (kilogram) dan CubeSats bahkan lebih kecil. Satelit akan dikirim ke orbit dalam beberapa jam ke depan.

Tidak semua klien mengirim satelit untuk misi sains. Museum Seni Nevada misalnya, mengirim patung berjudul "Orbital Reflector" oleh seniman Trevor Paglen.

Patung itu dirancang untuk dikeluarkan dari satelitnya dan mengorbit Bumi "selama beberapa minggu sebelum dihancurkan ketika masuk kembali ke atmosfer Bumi," kata museum itu.

(wbs)