Rays Wheels

Memuat …

JAKARTA – General Motors (GM) akan berhenti menjual kendaraan di pasar Indonesia pada akhir Maret 2020. Namun, GM akan terus memberikan layanan kepada pelanggan Chevrolet dalam bentuk garansi dan layanan purna jual.

Hector Villarreal, Presiden GM Asia Tenggara, mengatakan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian pertimbangan komprehensif dari berbagai kemungkinan rencana bisnis untuk GM Indonesia di masa depan.

"Secara global, GM telah mengambil langkah-langkah sulit untuk memfokuskan aset dan sumber dayanya. Keputusan sulit ini konsisten dengan strategi global GM untuk tetap fokus pada pasar yang memiliki jalan yang jelas untuk mencapai laba yang berkelanjutan," katanya dalam siaran pers di sini pada Senin (18/10/2019).

"Di Indonesia, kami tidak memiliki segmen pasar otomotif yang dapat memberikan manfaat berkelanjutan."

"Faktor-faktor ini juga membuat kegiatan operasional kami semakin dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lebih luas di Indonesia, seperti pelemahan harga komoditas dan tekanan mata uang asing."

"Dengan hati yang berat, kita perlu mengatakan bahwa keputusan ini akan berdampak pada beberapa karyawan kita. Dalam hal ini, GM akan memberikan pesangon yang sesuai dalam proses transisi ini. Kami juga berkomitmen untuk membantu para pihak dalam proses transisi ini. "

"Pemilik Chevrolet juga dapat memastikan bahwa kami akan terus mengakui validitas semua jaminan kendaraan dan memberikan layanan purna jual. Kami akan terus melayani setiap pelanggan untuk pemeliharaan dan perbaikan kendaraan Chevrolet mereka di outlet resmi kami di seluruh Indonesia," kata Villareal. .

Pusat layanan pelanggan Chevrolet Indonesia siap menjawab pertanyaan pelanggan. Pelanggan dapat menghubungi 1500 951 atau mengunjungi situs web chevrolet.

(wbs)